Bartlett Lake Tunjukkan Cara Intel Mengatasi Stutter Raptor Lake, Tapi Masih Jauh Dari Gamer

Intel ternyata sudah menyiapkan prosesor yang secara praktik justru lebih selaras dengan kebutuhan gaming yang sensitif terhadap latensi. Namanya Bartlett Lake Core 9 273PQE, sebuah chip embedded untuk socket LGA 1700 yang memakai 12 P-core Raptor Cove tanpa satu pun E-core.

Kehadiran chip ini menarik karena masalah yang selama ini dikaitkan dengan Raptor Lake memang bukan semata soal tenaga mentah. Keluhan seperti stutter, jeda kecil saat alt-tab, UI yang sesekali membeku, hingga frame pacing yang tidak stabil lebih sering muncul dari cara sistem membagi beban kerja di desain hybrid.

Saat penjadwalan hybrid jadi sumber masalah

Sejak Alder Lake, Intel memakai kombinasi P-core dan E-core untuk mengejar performa multi-thread dan efisiensi daya. Skema ini berlanjut ke Raptor Lake generasi ke-13 dan ke-14, lalu Windows membantu pembagian tugas lewat Thread Director.

Masalahnya, pembagian itu tidak selalu berjalan mulus di semua situasi. Dalam beberapa kasus, thread yang penting untuk game bisa mendarat di E-core, padahal inti performa yang paling tepat justru ada di P-core.

Bagi pengguna, hasilnya bisa terasa sebagai jeda singkat yang mengganggu. Pada game yang berjalan dalam mode full-screen eksklusif, momen kecil seperti ini cukup untuk merusak rasa mulus saat bermain.

Mengapa latensi jadi sorotan utama

Keluhan terhadap Raptor Lake juga berkaitan dengan perpindahan data antarjenis core melalui ring bus. Proses itu menambah overhead internal yang pada beban kerja sensitif latensi dapat memunculkan delay tambahan.

Itulah sebabnya jumlah core yang besar tidak selalu menjadi jawaban untuk gaming CPU-bound. Dalam skenario seperti itu, respons yang cepat dan stabil sering lebih penting dibanding total core yang tinggi.

Dengan kata lain, masalah Raptor Lake bukan kekurangan tenaga. Persoalannya justru ada pada kebutuhan sistem untuk terus menentukan thread mana yang harus masuk ke P-core dan mana yang dipindahkan ke E-core.

Bartlett Lake menawarkan jalur yang lebih sederhana

Bartlett Lake Core 9 273PQE mengambil pendekatan berbeda. Semua core di chip ini adalah P-core, sehingga sistem tidak perlu lagi menghadapi penjadwalan hybrid yang rumit.

Tanpa E-core, sistem operasi juga tidak perlu menebak penempatan thread game yang berat. Chip ini secara efektif menghindari overhead Thread Director karena seluruh inti yang tersedia memang inti performa tinggi.

VideoCardz menyoroti benchmark yang memperlihatkan prosesor embedded P-core-only ini mampu mengungguli Core i9-14900K yang masih memakai desain hybrid dalam skenario gaming yang sangat bergantung pada CPU. Hasil yang disebutkan mencakup frame rate rata-rata yang lebih tinggi, frame pacing yang lebih baik, dan hilangnya micro-stutter yang kerap dikaitkan dengan sistem hybrid.

Solusi yang belum menyentuh gamer desktop

Meski ada di platform LGA 1700 yang sama, Bartlett Lake Core 9 273PQE tidak diarahkan untuk pasar desktop arus utama. Intel menempatkannya di jalur embedded, sehingga pengguna desktop belum mendapat akses langsung ke pendekatan ini.

Situasi tersebut membuat sebagian enthusiast melihat ada peluang yang terlewat. Solusi teknis untuk menghindari problem E-core sebenarnya sudah ada, tetapi hadir dalam produk yang disiapkan untuk pasar industri dan embedded.

Karena itu, pengguna desktop masih kerap bergantung pada penyesuaian lain. Sebagian masih memakai utilitas core parking atau pengaturan tertentu untuk meredam dampak penjadwalan hybrid ketika bermain game.

Pesan yang dibawa oleh Bartlett Lake

Kehadiran Bartlett Lake juga memperkuat anggapan bahwa desain monolitik berbasis P-core penuh masih relevan. Pendekatan seperti ini tetap dianggap penting bagi pengguna yang lebih memprioritaskan latensi rendah, respons sistem cepat, dan kestabilan frame.

Bagi Intel, chip ini menjadi bukti bahwa solusi untuk menghindari problem E-core pada LGA 1700 bukan sekadar wacana. Solusi itu sudah hadir dalam bentuk produk nyata, hanya saja belum tersedia bagi gamer dan enthusiast yang paling sering merasakan stutter pada Raptor Lake.

Source: tech.sportskeeda.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer