Baseus menaruh tiga kebutuhan pengisian daya ke dalam satu perangkat lewat PicoGo Super Energy Pro. Di dalam bodinya, ada charger dinding 67W, power bank 10.000mAh, dan kabel bawaan yang membuat pengguna tidak lagi harus membawa banyak aksesori terpisah.
Pendekatan ini terasa pas untuk orang yang sering berpindah tempat. Saat berada di hotel, bandara, atau luar ruangan, satu unit yang sama bisa dipakai sebagai adaptor listrik sekaligus baterai portabel tanpa perlu menukar perangkat.
Kabel dan konektor langsung menempel di bodi
Salah satu daya tarik utamanya datang dari dua kabel USB-C yang sudah tertanam di perangkat. Baseus menambahkan kabel USB-C retraktabel sepanjang 72 cm dan satu kabel USB-C lain sepanjang 20 cm yang juga berfungsi sebagai tali pembawa.
Dengan desain seperti ini, pengguna tidak perlu lagi mencari kabel cadangan saat bepergian. Aksesori kecil yang biasanya mudah tertinggal atau kusut juga bisa dipangkas dari isi tas.
Tetap bisa dipakai sebagai charger dinding
PicoGo Super Energy Pro membawa kaki colokan lipat bawaan, sehingga unit ini bisa langsung dipasang ke stopkontak. Dalam mode tersebut, perangkat bekerja seperti charger dinding biasa sambil tetap membawa baterai internal di dalam bodi.
Saat dicolok, sistemnya juga menjalankan skema pass-through charger. Daya diprioritaskan ke perangkat yang terhubung lebih dulu, lalu baterai internal akan diisi ulang setelah perangkat utama penuh.
Daya pengisian yang tetap besar
Meski dibuat ringkas, kemampuan dayanya tetap tinggi. Kabel USB-C retraktabel dan port USB-C terpisah sama-sama mendukung output hingga 67W.
Daya itu cukup untuk pengisian cepat ponsel dan tablet. Baseus juga menyebut perangkat ini dapat menjaga laptop tipis seperti MacBook Air tetap berjalan pada kecepatan penuh.
Selain dua jalur USB-C, tersedia pula satu port USB-A standar. Port tersebut menawarkan output 20W untuk perangkat lama atau aksesori yang masih memakai konektor itu.
Kompatibilitasnya dibuat luas
Baseus tidak membatasi perangkat ini pada satu ekosistem saja. PicoGo Super Energy Pro mendukung PD, PPS, QC, dan protokol umum lain, sehingga kompatibilitasnya meluas ke perangkat Apple, Samsung, dan Google.
Bagi pengguna yang membawa beberapa jenis perangkat sekaligus, dukungan semacam ini membantu mengurangi kebutuhan membawa charger tambahan. Satu unit bisa dipakai untuk lebih banyak skenario pengisian.
Baterai internal dan pengisian ulang
Di dalam bodinya, perangkat ini menyimpan baterai 10.000mAh. Kapasitas itu membuatnya tetap bisa dipakai saat tidak ada akses ke stopkontak.
Jika dayanya habis, pengisian ulang bisa dilakukan lewat USB-C. Kecepatan pengisian ulang power bank ini mencapai 35W.
Ringkas, tetapi tidak sepenuhnya ringan
Penggabungan adaptor daya, baterai, dan mekanisme kabel retraktabel memang membuat bobotnya tidak kecil. PicoGo Super Energy Pro memiliki dimensi 112 x 39 x 56 mm dengan bobot 326 gram.
Angka tersebut tergolong berat untuk power bank 10.000mAh. Namun, Baseus menukarnya dengan pengurangan perangkat terpisah yang biasanya ikut memenuhi tas perjalanan.
Untuk memudahkan pemantauan, perangkat ini juga dibekali layar LED sederhana yang menampilkan persentase baterai. Selain itu, Baseus menambahkan tag NFC pada unit ini agar ponsel yang kompatibel bisa membuka informasi kesehatan baterai dan data diagnostik saat disentuhkan.
Harga dan pilihan warna
PicoGo Super Energy Pro sudah dijual di China dengan pilihan warna silver, putih, dan pink. Harga perkenalannya dipatok 345 yuan.
Baseus belum mengumumkan ketersediaan global untuk produk ini. Meski begitu, lini aksesori pengisian daya dari Baseus cukup sering masuk ke pasar internasional, sehingga peluang kehadirannya di luar China masih terbuka.
Source: www.gizmochina.com






