Baterai 20.000mAh menjadi salah satu daya tarik paling mencolok dari Hisense Vidda LightGo. Dengan kapasitas sebesar itu, proyektor portabel ini diklaim mampu memutar video selama sekitar dua setengah jam tanpa bergantung penuh pada sumber listrik.
Bekal daya tersebut membuat LightGo lebih cocok dipakai saat kegiatan luar ruangan. Hisense juga menyebut perangkat ini tetap dapat beroperasi pada suhu hingga -20 derajat Celsius, sehingga posisinya makin kuat sebagai proyektor yang disiapkan untuk kondisi mobilitas yang lebih berat.
Fokus pada penggunaan mobile
LightGo hadir dengan bobot 2,1 kg dan sudah disertai tali bawaan. Hisense turut menambahkan dudukan gimbal 360 derajat agar arah proyeksi lebih mudah diatur, baik saat dipakai di ruangan sempit maupun ketika dibawa ke area terbuka.
Untuk urusan pemasangan, proyektor ini dibekali autofocus dan koreksi keystone otomatis. Lensa optical zoom 1.0 hingga 1.3:1 juga memberi ruang penempatan yang lebih fleksibel, karena gambar 100 inci bisa ditampilkan dari jarak sekitar 2,2 meter.
Triple laser tetap jadi pusat perhatian
Di sisi tampilan gambar, Hisense membekali Vidda LightGo dengan mesin triple laser QuaLas 42. Perangkat ini tetap mengusung resolusi 1080p, tetapi juga membawa HDR10+ serta cakupan 110 persen ruang warna BT.2020 untuk membantu menjaga warna tetap hidup.
LightGo hadir dalam dua model, yakni standar dan Plus. Varian standar dibanderol 3.899 yuan, sedangkan model Plus dijual 3.999 yuan, dengan perbedaan utama pada tingkat kecerahan.
Model standar menghasilkan 1300 CVIA lumens, sementara versi Plus naik menjadi 1400 CVIA lumens. Selisih ini tidak terlalu besar, tetapi tetap berguna ketika proyektor digunakan di luar ruangan atau dalam kondisi yang belum sepenuhnya gelap.
Audio dan fitur pintar ikut dilengkapi
Hisense tidak hanya menaruh perhatian pada gambar dan portabilitas. LightGo juga membawa dua speaker 7W dengan dukungan Dolby Atmos, sehingga pengguna tidak langsung bergantung pada speaker tambahan untuk kebutuhan tontonan harian.
Pada sisi perangkat lunak, proyektor ini menjalankan platform pintar yang terintegrasi DeepSeek dan model AI milik Hisense. Fungsinya mencakup kontrol suara dasar dan streaming media, sehingga penggunaan tetap terasa praktis dalam skenario portabel.
Siap tersambung ke perangkat lain
Hisense juga menyematkan port HDMI dengan dukungan VRR dan ALLM. Kehadiran fitur ini membuat LightGo tidak hanya relevan untuk film dan layanan streaming, tetapi juga lebih menarik bagi pengguna yang ingin menyambungkan konsol gim.
Peluncuran LightGo dilakukan bersamaan dengan seri Vidda C5. Jika C5 lebih menonjol lewat audio JBL dan dukungan gim 240Hz, LightGo mengambil jalur berbeda dengan menonjolkan portabilitas dan penggunaan luar ruangan sebagai ciri utamanya.
Source: www.gizmochina.com






