Baterai 5.000mAh dan Lipatan Layar yang Makin Samar, Arah Baru Galaxy Z Fold 8

Samsung Galaxy Z Fold 8 mulai ramai dibicarakan bukan karena sekadar membawa penyegaran desain. Sorotan utamanya justru ada pada dua hal yang lama jadi titik lemah ponsel lipat, yakni lipatan layar yang makin sulit terlihat dan kapasitas baterai yang lebih besar.

Jika bocoran ini tepat, Fold 8 akan menjadi langkah penting Samsung untuk membuat lini foldable terasa lebih dewasa. Perubahan itu juga didukung oleh arah pengembangan lain yang tidak kalah serius, mulai dari bodi yang lebih tipis, kamera 200MP, hingga chipset baru.

Layar lipat jadi fokus utama

Samsung dikabarkan tetap mempertahankan format dua layar pada Galaxy Z Fold 8. Layar utamanya disebut berukuran 8 inci QXGA+ Dynamic AMOLED 2X, sementara layar penutupnya 6,5 inci Full HD+ Dynamic AMOLED 2X.

Keduanya diperkirakan mendukung refresh rate 120Hz. Samsung juga disebut meningkatkan tingkat kecerahan puncak agar layar tetap nyaman dipakai di luar ruangan, sekaligus memperkuat perlindungan pada layar penutup dengan Gorilla Glass yang lebih tangguh.

Bagian yang paling menarik perhatian ada pada panel lipat utamanya. Lipatan layar disebut jauh lebih samar, sehingga pengalaman membaca, bekerja, dan menonton di layar besar bisa terasa lebih natural.

Bodi lebih tipis dan engsel ikut dibenahi

Selain layar, Galaxy Z Fold 8 juga dikabarkan hadir dengan bodi yang lebih tipis dan lebih ringan daripada pendahulunya. Saat dibuka, ketebalannya diperkirakan sekitar 4,5 mm, yang membuatnya berpeluang masuk jajaran foldable paling tipis buatan Samsung.

Untuk menjaga ketahanan tanpa menambah bobot berlebihan, Samsung disebut menyiapkan panel belakang berbahan serat karbon. Sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu juga dikabarkan masih dipertahankan.

Engselnya pun disebut ikut disempurnakan. Perbaikan ini penting karena engsel menjadi salah satu komponen paling krusial pada ponsel lipat, baik untuk kenyamanan penggunaan harian maupun daya tahan jangka panjang.

Baterai 5.000mAh jadi peningkatan penting

Peningkatan yang tidak kalah besar datang dari sektor daya. Galaxy Z Fold 8 dikabarkan membawa baterai 5.000mAh, angka yang terasa relevan untuk perangkat dengan layar besar dan kebutuhan multitasking tinggi.

Samsung juga disebut dapat memakai teknologi baterai silicon-carbon untuk efisiensi energi yang lebih baik. Dukungan pengisian cepat 45W, wireless charging, dan optimalisasi baterai lewat One UI juga masuk dalam paket pembaruannya.

Langkah ini memperlihatkan bahwa Samsung ingin menjadikan daya tahan sebagai nilai jual utama. Pada perangkat foldable, baterai memang selalu jadi perhatian karena layar besar dan penggunaan multi-jendela cenderung menguras daya lebih cepat.

Kamera tetap premium, ultrawide ikut naik kelas

Di sektor kamera, Galaxy Z Fold 8 disebut masih mengandalkan sensor utama 200MP dengan Optical Image Stabilisation atau OIS. Kombinasi ini menunjukkan fokus pada detail tinggi sekaligus kestabilan hasil foto.

Pembaruan paling mencolok justru ada pada kamera ultrawide. Samsung disebut mengganti sensor 12MP lama dengan kamera ultrawide 50MP, yang berpotensi membuat foto sudut lebar tampil jauh lebih tajam.

Susunan kameranya juga disebut mencakup telephoto 10MP dan kamera depan 10MP. Selain itu, perangkat ini dikabarkan mendukung perekaman video 4K di seluruh lensa kamera, disertai penguatan fotografi low-light dan pemrosesan gambar berbasis AI.

Chip baru, memori besar, dan software terbaru

Untuk performa, Samsung disebut menyiapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm. Chip ini diperkirakan membawa peningkatan pada gaming, pengolahan AI, efisiensi baterai, kecepatan multitasking, dan pengendalian suhu.

Pilihan memorinya juga terdengar besar. Bocoran menyebut RAM LPDDR5X hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB, dengan varian 12GB + 256GB, 12GB + 512GB, dan 16GB + 1TB.

Di sisi perangkat lunak, Galaxy Z Fold 8 disebut akan meluncur dengan Android 16 dan versi terbaru One UI. Samsung juga diperkirakan memperluas Galaxy AI di model ini lewat edit foto berbasis AI, multitasking cerdas, live translation, bantuan menulis, dan perintah suara yang lebih baik.

Perangkat ini disebut bakal tampil pada agenda tahunan Galaxy Unpacked pada Juli 2026, meski Samsung belum memberi konfirmasi resmi. Untuk pasar India, harga awalnya disebut berada di kisaran Rs 1.60 lakh hingga Rs 1.75 lakh, dan peluncurannya kabarnya bisa berjalan bersama Galaxy Z Flip 8, model Galaxy Watch baru, serta pembaruan ekosistem Galaxy AI.

Source: sundayguardianlive.com

Berita Terkait