Baterai 50 Jam Jadi Andalan Vivo TWS 5i, Peredam Bising AI-Nya Juga Turun Harga

Vivo TWS 5i langsung mencuri perhatian karena tawaran yang dibawanya terasa cukup agresif untuk kelas harga murah. Dengan banderol 119 yuan atau sekitar Rp 300.000, earbud nirkabel ini menawarkan baterai total hingga 50 jam bersama charging case.

Daya tahan itu membuat TWS 5i terlihat menonjol di segmen yang biasanya sangat ketat soal nilai jual. Vivo tampak sengaja menempatkan produk ini sebagai TWS harian yang mengutamakan pemakaian panjang, bukan sekadar fitur audio semata.

Baterai jadi daya tarik utama

Vivo menyebut TWS 5i bisa dipakai hingga 11,5 jam dalam sekali pengisian. Angka tersebut cukup menarik bagi pengguna yang sering memakai TWS dalam durasi lama saat bekerja, bepergian, atau menikmati hiburan.

Keunggulan lain ada pada pengisian cepat. Pengisian selama 10 menit diklaim mampu memberi waktu putar musik lebih dari empat jam, sehingga perangkat ini tetap praktis untuk kebutuhan mendadak.

Jika dihitung bersama casing pengisi daya, total daya tahan mencapai 50 jam. Untuk perangkat di kisaran harga tersebut, klaim ini menjadi salah satu nilai jual paling kuat karena memberi ruang pakai yang panjang tanpa terlalu sering mencari sumber listrik.

Fokus pada panggilan yang lebih bersih

Selain daya tahan, Vivo juga membekali TWS 5i dengan peredam bising berbasis kecerdasan buatan. Namun, fitur ini diarahkan untuk membantu percakapan suara agar suara lawan bicara terdengar lebih jelas di tengah gangguan sekitar.

Vivo tidak menyertakan Active Noise Cancellation atau ANC penuh pada perangkat ini. Karena itu, fungsi peredam bising yang tersedia lebih ditujukan untuk kualitas komunikasi, bukan untuk meredam suara lingkungan secara menyeluruh saat mendengarkan audio.

Pendekatan tersebut membuat posisi TWS 5i cukup jelas di pasar. Perangkat ini menonjol sebagai TWS terjangkau yang mengejar efisiensi, kenyamanan, dan pengalaman telepon yang lebih bersih.

Audio, koneksi, dan fitur pendukung

Untuk urusan suara, Vivo memakai driver dinamis 10 mm pada TWS 5i. Perangkat ini juga mendukung audio spasial serta stereo DeepX 3.0, yang dikembangkan Vivo untuk menghadirkan pengalaman dengar yang terasa lebih luas.

Dari sisi codec, TWS ini mendukung AAC, SBC, dan LC3. Dukungan tersebut ditujukan untuk menjaga keseimbangan suara, termasuk bass yang ditingkatkan, vokal yang jernih, dan treble yang lebih detail.

Bagi pengguna gim, Vivo menambahkan mode latensi rendah 42 milidetik. Fitur ini membantu menekan jeda suara supaya lebih sinkron dengan tampilan di layar.

Desain ringan dan konektivitas modern

Vivo TWS 5i hadir dengan desain in-ear yang membuat eartip masuk ke lubang telinga untuk membantu kestabilan saat dipakai. Bobot tiap earbud juga hanya sekitar 4,2 gram, sehingga perangkat ini tetap terasa ringan untuk pemakaian sehari-hari.

Konektivitasnya menggunakan Bluetooth 5.4 dan mendukung sambungan ke dua perangkat secara bergantian. Vivo juga menambahkan dukungan berbasis BlueOS, termasuk pemasangan instan dengan perangkat lain, animasi pop-up yang bisa dikustomisasi, terjemahan real-time, dan pelacakan perangkat.

Siap dipakai di luar ruangan

Untuk penggunaan luar ruangan, TWS 5i sudah membawa sertifikasi IP54. Perlindungan ini memberi ketahanan terhadap debu dan cipratan air dalam batas tertentu, sehingga menambah rasa aman saat perangkat dipakai di kondisi yang tidak selalu ideal.

Vivo menawarkan TWS 5i dalam tiga pilihan warna, yaitu Ink Black, White, dan Sky Blue. Dengan kombinasi harga sekitar Rp 300.000, baterai hingga 50 jam, serta fitur AI peredam bising untuk panggilan, perangkat ini hadir sebagai opsi menarik di kelas TWS murah yang fiturnya terasa cukup lengkap.

Source: tekno.kompas.com

Berita Terkait