Baterai 7.000 mAh Dan Pengisian 100W, Xiaomi 17T Pro Siap Masuk Kelas Lebih Mahal

Author: Redaksi Android62

Xiaomi 17T Pro mulai mencuri perhatian bukan hanya karena embel-embel Pro, tetapi karena baterai 7.000 mAh yang disebut akan dibawanya. Kapasitas sebesar itu langsung menempatkannya sebagai model yang terlihat lebih serius dibanding banyak ponsel di kelasnya.

Menariknya, peningkatan tersebut juga datang bersama banderol yang ikut naik. Xiaomi 17T Pro diperkirakan hadir di angka 999 Euro atau sekitar Rp 17,5 juta, sedangkan Xiaomi 17T reguler disebut akan dijual 749 Euro atau sekitar Rp 13 juta.

Baterai besar dipadukan dengan isi daya cepat

Di atas kertas, Xiaomi 17T Pro tidak hanya mengandalkan kapasitas baterai yang besar. Ponsel ini juga disebut mendukung pengisian kabel 100W dan pengisian nirkabel 50W, sehingga proses isi daya diperkirakan jauh lebih singkat dibanding banyak perangkat lain di kelasnya.

Kombinasi itu membuat model Pro terasa menonjol sebagai perangkat yang mengejar daya tahan sekaligus kecepatan pengisian. Bagi pengguna yang ingin ponsel lebih siap dipakai lebih lama, paket seperti ini jelas menjadi salah satu daya tarik utamanya.

Layar besar dan dapur pacu kelas atas

Selain sektor baterai, Xiaomi 17T Pro juga dibekali layar AMOLED 6,83 inci. Panel ini mendukung refresh rate hingga 144Hz, yang biasanya memberi tampilan gerakan lebih mulus dan respons visual yang lebih cepat saat digunakan.

Untuk performa, Xiaomi memilih MediaTek Dimensity 9500 sebagai otak pemrosesan. Kehadiran chipset ini memperkuat posisi 17T Pro sebagai varian yang tidak hanya unggul di baterai, tetapi juga berada di level atas untuk urusan tenaga.

Kamera masih sejalan, tetapi tetap ada pembeda

Di bagian kamera, konfigurasi dasarnya disebut mirip dengan model standar. Meski begitu, Xiaomi 17T Pro tetap punya pembeda karena memakai sensor utama Light Fusion 950 yang lebih mutakhir.

Artinya, keluarga 17T tidak hanya dibedakan lewat nama dan harga. Xiaomi masih memberi jarak antarmodel melalui elemen fotografi, sehingga varian Pro tetap terasa lebih premium di sisi kamera.

Varian reguler juga tetap membawa paket kuat

Xiaomi 17T tidak tampil sebagai perangkat yang dibuat setengah hati. Ponsel ini membawa layar AMOLED 6,59 inci dengan resolusi 1268 x 2756 piksel dan refresh rate 120Hz.

Di sektor performa, model reguler ini dipasangkan dengan MediaTek Dimensity 8500 Ultra dan RAM LPDDR5X 12GB. Untuk kamera belakang, susunannya terdiri dari kamera utama 50MP dengan sensor Light Fusion 800, kamera telefoto 50MP dengan optical zoom 5x, serta kamera ultrawide 12MP.

Kamera depan 32MP disiapkan untuk swafoto. Seluruh paket tersebut ditopang baterai 6.500 mAh dengan pengisian cepat 67W, sementara bobot perangkat disebut mencapai 200 gram.

Harga yang naik memberi sinyal arah baru

Bocoran harga menunjukkan strategi Xiaomi yang tampak lebih premium untuk lini T berikutnya. Selisih harga antara model reguler dan Pro cukup jelas, dengan 17T Pro naik ke 999 Euro dan 17T berada di 749 Euro.

Angka itu juga disebut lebih tinggi sekitar 100 Euro dibanding seri 15T pada tahun lalu. Dari situ terlihat bahwa seri T tidak lagi sekadar mengejar citra flagship killer, melainkan bergerak ke kelas yang lebih matang dari sisi layar, baterai, dan chipset.

Perangkat ini juga diprediksi menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16. Sementara itu, pilihan warna yang disebut tersedia adalah biru, hitam, dan ungu.

Kehadiran Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro semakin kuat setelah keduanya muncul di basis data Geekbench dan lolos sertifikasi di Brasil. Xiaomi disebut akan meresmikan keduanya paling cepat pada bulan depan, sebagaimana dikutip dari GSM Arena pada Rabu (29/4/2026).

Berita Terbaru