Perhatian terbesar langsung mengarah ke sektor daya saat OPPO Find X9 Ultra dibandingkan dengan Samsung Galaxy S26 Ultra. OPPO membawa baterai 7050 mAh, sedangkan Samsung hanya 5000 mAh, dan selisih ini membuat posisi OPPO terlihat jauh lebih agresif untuk pemakaian berat sepanjang hari.
Keunggulan OPPO tidak berhenti di kapasitas baterai. Pengisian kabelnya mencapai 100W, dukungan wireless charging-nya 50W, dan reverse charging juga tersedia hingga 10W melalui wireless maupun wired, sementara Samsung menawarkan 60W untuk kabel, 25W untuk wireless, dan reverse wireless 4.5W.
Kamera jadi pembeda paling mencolok
Jika melihat sektor fotografi, OPPO Find X9 Ultra juga tampil lebih berani di atas kertas. Perangkat ini membawa kamera utama 200MP dengan sensor 1/1.12 inci, kamera 200MP 3x, kamera 50MP 10x, serta ultrawide 50MP.
Samsung Galaxy S26 Ultra tetap memakai kamera utama 200MP, tetapi sensor yang digunakan berukuran 1/1.3 inci. Di belakangnya, Samsung menempatkan telefoto 10MP 3x, periskop 50MP 5x, dan ultrawide 50MP, sehingga komposisinya terasa lebih konservatif dibanding milik OPPO.
Perbedaan itu juga terlihat di kamera depan. OPPO memasang sensor selfie 50MP, sedangkan Samsung berada di 12MP, sehingga OPPO kembali tampak lebih agresif untuk kebutuhan foto depan dan perekaman yang menuntut detail lebih tinggi.
Untuk video, keduanya sama-sama mendukung 8K dan 4K pada 120fps. Namun OPPO menambahkan Dolby Vision, perekaman 10-bit, dan O-Log2, sementara Samsung mengandalkan HDR10+.
Layar dan bodi sama-sama premium, tetapi karakter berbeda
Di bagian layar, OPPO Find X9 Ultra mengusung LTPO AMOLED 144Hz dengan dukungan Dolby Vision dan kecerahan puncak 3600 nits. Samsung Galaxy S26 Ultra memakai Dynamic LTPO AMOLED 2X 120Hz dengan HDR10+ dan kecerahan puncak 2600 nits.
Secara angka, OPPO unggul pada ukuran tampilan, kehalusan animasi, dan kemampuan visibilitas saat dipakai di luar ruangan. Samsung membalas lewat proteksi Gorilla Armor 2 pada bagian depan, sedangkan OPPO menggunakan Gorilla Glass Victus 2.
Keduanya sama-sama memakai rangka aluminium. OPPO juga disebut hadir dengan pilihan bodi belakang kaca atau eco leather serta rating IP68/IP69, sementara Samsung membawa IP68.
Performa inti berada di kelas yang sama
Di sisi dapur pacu, kedua ponsel ini sama-sama ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5. Artinya, fondasi performanya berada pada level yang sangat dekat dan sama-sama masuk kelas flagship.
Meski begitu, Samsung Galaxy S26 Ultra tercatat memiliki konfigurasi CPU 2×4.74 GHz + 6×3.62 GHz, sedangkan OPPO berada di 2×4.6 GHz + 6×3.62 GHz. GPU keduanya sama-sama Adreno 840, tetapi Samsung unggul tipis karena frekuensinya tercantum 1.3GHz.
Untuk memori, keduanya sama-sama menawarkan pilihan hingga 16GB RAM dan 1TB penyimpanan. OPPO mendapat poin tambahan karena spesifikasi penyimpanan ditulis jelas menggunakan UFS 4.1, sedangkan Samsung hanya disebut UFS 4.X.
Samsung tetap kuat di fitur kerja dan dukungan software
Walau tertinggal di beberapa sektor utama, Samsung masih punya daya tarik yang sulit diabaikan. Galaxy S26 Ultra dibekali S Pen, DeX, dan UWB, tiga fitur yang memperkuat posisinya sebagai flagship untuk produktivitas dan ekosistem perangkat.
OPPO menawarkan pendekatan berbeda lewat infrared port serta Bluetooth 6.0 dengan dukungan aptX HD, Adaptive, dan LHDC 5. Pada navigasi satelit, OPPO juga lebih lengkap karena menambahkan NavIC selain GPS, BDS, GALILEO, QZSS, dan GLONASS.
Di bagian pembaruan perangkat lunak, Samsung kembali unggul karena menawarkan 7 major updates. OPPO menjanjikan 5 major updates, sehingga Galaxy S26 Ultra lebih menarik bagi pengguna yang memprioritaskan masa pakai software.
Harga ikut menegaskan arah masing-masing perangkat
Dari sisi banderol, OPPO Find X9 Ultra tercantum di ₹1,03,000, sedangkan Samsung Galaxy S26 Ultra berada di ₹1,40,000. Selisih harga ini membuat OPPO terlihat lebih agresif bila fokus utama ada pada baterai, kamera, layar, dan kecepatan pengisian daya.
Di sisi lain, Samsung tetap menawarkan paket yang lebih seimbang untuk pengguna yang mengejar proteksi layar lebih baik, fitur produktivitas lebih lengkap, serta dukungan pembaruan yang lebih panjang. Dengan arah produk seperti ini, pertarungan keduanya tidak hanya soal spesifikasi mentah, tetapi juga tentang prioritas penggunaan yang dibawa masing-masing flagship.
Source: www.gizmochina.com






