RedMagic 11S Pro series datang dengan satu penekanan yang sangat jelas: performa gaming. Dua model yang dibawa, yaitu RedMagic 11S Pro dan RedMagic 11S Pro+, sama-sama memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, tetapi RedMagic menaikkan clock speed chipset itu ke 4,74GHz agar tenaga yang dihasilkan terasa lebih agresif saat dipakai bermain game berat.
Langkah tersebut membuat seri ini menonjol dibanding RedMagic 11 Pro series sebelumnya. Pada generasi lama, chipset yang dipakai masih berjalan di 4,61GHz, sehingga seri 11S Pro diposisikan sebagai versi yang lebih kencang untuk pengguna yang mengejar respons dan stabilitas tinggi.
Dua model, dua pendekatan daya
RedMagic tidak menyamakan seluruh konfigurasi pada kedua model ini. Perbedaan paling jelas ada di kapasitas baterai, kecepatan pengisian, dan pilihan memori, sehingga masing-masing model tampak diarahkan ke kebutuhan gamer yang tidak sama.
RedMagic 11S Pro membawa baterai 8000 mAh dengan pengisian 80W melalui USB Type C. Sementara itu, RedMagic 11S Pro+ memakai baterai 7500 mAh, tetapi menawarkan pengisian 120W lewat USB Type C dan 80W secara nirkabel.
Keduanya sama-sama mendukung bypass charging. Fitur ini berguna saat perangkat dipakai sambil diisi daya, karena beban baterai bisa dikurangi.
Fokus pada performa dan kontrol permainan
Untuk menopang kinerja, RedMagic menanamkan RAM LPDDR5T dan penyimpanan UFS 4.1 pada kedua perangkat. RedMagic 11S Pro tersedia dalam opsi 12/256GB, sedangkan RedMagic 11S Pro+ hadir dalam 12/256GB, 16/512GB, dan 16GB/1TB.
Di sisi gaming, ada pula chip Redcore R4. Chip ini digunakan untuk mengoptimalkan efek cahaya, mempercepat rendering, meningkatkan sentuhan, serta memaksimalkan resolusi dan frame rate saat bermain.
Pengalaman bermain juga diperkuat dengan shoulder trigger yang memiliki sensitivitas sentuh hingga 520Hz. RedMagic menempatkan fitur ini untuk memberi kontrol yang lebih presisi pada game yang menuntut respons cepat.
Pendinginan dibuat agresif
Sebagai HP gaming, seri ini tidak hanya mengejar tenaga mentah, tetapi juga kestabilan saat dipakai lama. Karena itu, RedMagic membekali perangkat dengan sistem pendinginan berbasis cairan dan kipas internal di dalam bodi.
Kipas tersebut dapat berputar hingga 24.000 rpm. Tingkat kebisingan maksimalnya disebut berada di angka 30 dB, sehingga sistem pendinginan ini tetap diarahkan untuk menjaga performa tanpa mengorbankan kenyamanan secara berlebihan.
Layar lega dan kamera yang disembunyikan
Bagian depan RedMagic 11S Pro series dibuat bersih tanpa poni dan tanpa punch hole. Kamera swafoto 16MP ditempatkan di dalam layar, sehingga panel depan terlihat lebih lapang saat dipakai bermain atau menikmati konten.
Layarnya menggunakan panel BOE X10 berukuran 6,85 inci. Spesifikasinya mencakup resolusi 1216 x 2688 piksel, refresh rate 144Hz, dan kecerahan puncak 2000 nit.
Di bagian belakang, tersedia dua kamera 50MP. Kamera utama memiliki bukaan f/1.88 dan OIS, sedangkan kamera ultrawide memakai bukaan f/2.0.
Harga dan pilihan warna
Di China, RedMagic 11S Pro dijual mulai 5.499 yuan untuk varian 12/256GB. RedMagic 11S Pro+ dibanderol mulai 6.199 yuan untuk 12/256GB, lalu 6.999 yuan untuk 16/512GB, dan 7.999 yuan untuk 16GB/1TB.
Pilihan warna yang tersedia hanya hitam dan perak. Selain itu, kedua model sama-sama dibekali audio jack 3,5 mm, speaker stereo, pemindai sidik jari ultrasonik di dalam layar, dan sertifikasi IPX8.
Hingga kini, belum ada informasi apakah RedMagic 11S Pro series akan masuk ke pasar global. Namun, kombinasi baterai besar, pengisian cepat, pendinginan aktif, dan chipset yang dipacu lebih tinggi sudah cukup menunjukkan arah targetnya, yaitu pengguna yang mencari HP gaming dengan performa setinggi mungkin.
Source: www.idntimes.com