Samsung disebut sedang menyiapkan tablet tangguh baru yang menonjol karena satu fitur yang makin langka di perangkat modern, yakni baterai lepas-pasang. Perangkat itu dikabarkan hadir sebagai Galaxy Tab Active 6 dan ditujukan untuk kebutuhan kerja lapangan serta lingkungan berat.
Di segmen ini, daya tahan fisik dan keandalan sering kali lebih penting daripada desain tipis atau fitur hiburan. Karena itu, kehadiran dukungan 5G pada Galaxy Tab Active 6 dinilai bisa memperkuat fungsi tablet ini untuk pekerja mobile yang membutuhkan koneksi stabil di luar ruangan.
Fokus utama tetap pada perangkat kerja
Lini Galaxy Tab Active selama ini memang tidak bermain di pasar tablet konsumer biasa. Seri ini dibangun untuk pengguna outdoor, dengan prioritas pada ketahanan, penggunaan jangka panjang, dan kemudahan operasional di kondisi ekstrem.
Samsung terakhir merilis Galaxy Tab Active 5 pada Januari 2024, sehingga penerusnya menjadi salah satu model yang dinanti di ceruk rugged tablet. Laporan terbaru menyebut varian global perangkat ini memakai nomor model SM-X316B.
Ketahanan kelas militer dan perlindungan ekstra
Acuan paling dekat untuk generasi baru ini datang dari Galaxy Tab Active 5. Menurut SamMobile, model tersebut sudah mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H dan rating IP68 untuk ketahanan terhadap air serta debu.
Jika pola itu dipertahankan, Galaxy Tab Active 6 kemungkinan tetap membawa identitas utama seri Active, yakni bodi tahan banting dan kesiapan dipakai dalam kondisi kerja yang lebih berat daripada tablet biasa.
Baterai yang bisa diganti sendiri tetap jadi pembeda
Fitur baterai lepas-pasang menjadi nilai jual paling mencolok dari generasi sebelumnya. Pada Galaxy Tab Active 5, Samsung menyematkan baterai 5.050 mAh yang dapat diganti sendiri oleh pengguna.
Model seperti ini memberi keuntungan praktis bagi pekerja lapangan karena tablet bisa langsung digunakan kembali dengan baterai cadangan tanpa menunggu pengisian daya. Dalam skenario operasional yang padat, pendekatan tersebut membuat perangkat lebih efisien.
Di tengah tren perangkat yang makin tertutup dan sulit diperbaiki sendiri, keberadaan baterai yang user-replaceable tetap menjadi keunggulan yang relevan. Jika Samsung mempertahankannya pada Galaxy Tab Active 6, daya tarik seri ini kemungkinan tetap kuat.
Peluang peningkatan lain masih ditunggu
Walau detail resminya belum dibuka, analis memperkirakan ada pembaruan pada chipset dan kamera. Jarak waktu yang cukup panjang dari generasi sebelumnya membuat peningkatan di dua sektor itu dinilai wajar.
Dukungan S Pen yang lebih responsif juga diperkirakan masuk ke daftar fokus, terutama untuk pengguna yang membutuhkan pencatatan cepat dan input presisi di lapangan. Selain itu, integrasi fitur AI disebut berpeluang hadir untuk mendukung produktivitas.
Ada pula spekulasi bahwa perangkat ini akan meluncur dengan One UI 9 berbasis Android 17. Jika benar, Galaxy Tab Active 6 bisa menjadi salah satu tablet rugged yang lebih siap dipakai dalam jangka panjang dari sisi perangkat lunak.
Meski begitu, sebagian besar detail tersebut masih berupa prediksi dan belum diumumkan resmi oleh Samsung. Informasi yang paling kuat sejauh ini adalah arah pengembangan tablet rugged baru dengan 5G, pasar global, dan kemungkinan hadir pada awal 2027.
Dengan basis Galaxy Tab Active 5 yang sudah membawa standar ketahanan tinggi, penerusnya berpeluang melanjutkan formula yang sama sambil menambah konektivitas dan efisiensi kerja. Jika baterai lepas-pasang dan sertifikasi kelas militer tetap dipertahankan, Galaxy Tab Active 6 berpotensi menjadi opsi penting di segmen tablet tahan banting.
