Baterai Tahan 15 Jam, Sony Bawa Pendingin Punggung Yang Juga Bisa Menghangatkan Tubuh

Author: Redaksi Android62

Sony kembali mendorong kategori wearable ke arah yang lebih unik lewat Reon Pocket Pro Plus, perangkat yang ditempelkan di belakang leher untuk membantu tubuh tetap sejuk saat beraktivitas. Daya tahannya jadi salah satu sorotan utama karena Sony mengeklaim perangkat ini mampu bekerja hingga 15 jam dalam mode smart cooling.

Perangkat ini tidak hanya ditujukan untuk cuaca panas. Sony juga membekalinya dengan mode pemanas, sehingga Reon Pocket Pro Plus bisa dipakai dalam kondisi yang lebih beragam dan tidak hanya terbatas pada musim panas.

Pendinginan yang lebih kuat untuk pemakaian panjang

Sony menyebut generasi terbaru ini membawa peningkatan kemampuan pendinginan hingga 20 persen dibanding pendahulunya. Pelat pendinginnya juga diklaim mampu memberi suhu tambahan hingga 2 derajat Celcius lebih dingin daripada model sebelumnya.

Kombinasi itu membuat Reon Pocket Pro Plus diposisikan sebagai pengatur suhu tubuh yang lebih serius, bukan sekadar aksesori wearable biasa. Dengan daya tahan baterai yang panjang, perangkat ini terlihat diarahkan untuk menemani aktivitas seharian tanpa perlu sering diisi ulang.

Desain dibuat lebih stabil saat bergerak

Agar lebih nyaman dipakai harian, Sony merombak bagian neckband supaya lebih fleksibel dan stabil saat menempel di bahu. Perubahan ini ditujukan agar perangkat tidak mudah bergeser ketika pengguna berjalan atau membungkuk.

Sony juga mengatur ulang sistem ventilasi udara panas. Posisi dan sudut ventilasinya bisa diatur supaya udara panas yang dibuang tidak mudah terperangkap di balik kerah pakaian atau jaket.

Sensor dan pengaturan suhu yang lebih cermat

Untuk mendukung pendinginan dan pemanasan, Reon Pocket Pro Plus memakai dua thermo-module. Perangkat ini juga dibekali sensor yang memantau suhu kulit pengguna agar penyesuaian suhu bisa dilakukan lebih tepat.

Pengguna dapat mengatur perangkat secara manual lewat tombol fisik di sisi unit. Selain itu, pengaturan juga bisa dilakukan melalui aplikasi pendamping di smartphone.

Saat terhubung ke aplikasi, mode pintar perangkat dapat menyesuaikan pendinginan atau pemanasan secara otomatis. Penyesuaian itu dilakukan berdasarkan kondisi lingkungan sekitar, sehingga pengguna tidak perlu terus mengubah setelan sendiri.

Ada sensor tambahan untuk membaca lingkungan

Sony turut menyiapkan aksesori bernama Wearable Sensing Device atau Reon Pocket Tag 2. Sensor kecil ini dapat dipasang di tas atau sabuk celana untuk mengukur suhu dan kelembapan udara di sekitar pengguna.

Data dari sensor tersebut dikirim ke unit utama agar Reon Pocket Pro Plus bisa menyesuaikan suhu dengan lebih akurat. Dengan begitu, perangkat tidak hanya bergantung pada suhu tubuh, tetapi juga kondisi lingkungan di sekitarnya.

Pendekatan ini membuat mode pintar lebih adaptif saat pengguna berpindah dari ruang tertutup ke luar ruangan, atau sebaliknya. Sony juga menonjolkan operasional yang senyap, sehingga perangkat tetap nyaman dipakai di kantor maupun di dalam ruangan.

Mulai diperluas ke pasar Amerika Serikat

Lini Reon Pocket sendiri sudah dikembangkan Sony sejak 2019 di Jepang. Kini, generasi terbarunya mulai dibawa ke pasar Amerika Serikat sebagai bagian dari perluasan produk wearable pengatur suhu itu.

Reon Pocket Pro Plus akan dijual secara eksklusif melalui toko online resmi Sony di Amerika Serikat. Penjualan untuk pasar AS dijadwalkan mulai musim panas 2026, sekitar Juni sampai September 2026, sementara harga resminya belum diumumkan.

Informasi harga yang sudah tersedia baru untuk pasar Eropa, yaitu 229 euro. Dengan kombinasi mode pendingin dan pemanas, desain yang lebih stabil, serta dukungan sensor tambahan, Sony menempatkan Reon Pocket Pro Plus sebagai wearable pengatur suhu tubuh yang dibuat untuk kebutuhan harian yang lebih fleksibel.

Source: tekno.kompas.com
Berita Terbaru