Di kelas mini bike, perbedaan karakter Honda MSX125 Grom dan Benelli TNT 135 terasa sejak awal. Grom mengarah ke motor kecil yang ringan dan halus, sedangkan TNT 135 memilih jalur lebih galak dengan rasa berkendara yang lebih berisi.
Pilihan itu membuat keduanya tidak lagi sekadar sama-sama kecil dan menyenangkan. Untuk rider yang mencari kemudahan harian, Grom punya daya tarik kuat, sementara TNT 135 lebih cocok bagi yang ingin mini bike dengan aura lebih agresif.
Karakter tenaga yang langsung membedakan
Benelli TNT 135 datang dengan mesin 1 silinder 135cc pendingin oli. Tenaganya mencapai 13 hp pada 9.000 rpm dan torsinya 10,8 Nm pada 7.000 rpm, sehingga akselerasinya terasa lebih kuat daripada Grom.
Honda MSX125 Grom memakai mesin 1 silinder 125cc pendingin udara. Outputnya berada di 9,7 hp pada 7.250 rpm dengan torsi 10,8 Nm pada 6.000 rpm, dan setelan ini membuat karakternya lebih lembut untuk penggunaan santai.
Perbedaan tenaga itu ikut membentuk rasa berkendara yang berbeda. Grom terasa ringan dan playful, sedangkan TNT 135 memberi sensasi yang lebih serius saat dipacu.
Grom lebih mudah dikendalikan di jalan kota
Bobot Honda MSX125 Grom hanya 103 kg. Dengan wheelbase yang pendek, motor ini terasa lincah saat selap-selip di jalan kota dan lebih mudah diajak bergerak di berbagai kondisi jalan.
Ergonominya juga dibuat santai agar nyaman dipakai harian. Desain mini naked bike modern khas Honda tampil lebih clean dan sporty pada generasi terbarunya.
Faktor lain yang membuat Grom disukai adalah kualitas build dan reliability. Mesin Honda dikenal bandel, irit, serta memiliki biaya perawatan yang rendah, sehingga motor ini cocok untuk rider pemula maupun yang ingin fun bike ringan.
TNT 135 membawa rasa lebih besar dan lebih agresif
Benelli TNT 135 punya bobot 121 kg dengan tinggi jok 780 mm. Dimensinya yang lebih besar membuat motor ini terasa lebih dewasa dibanding Grom, apalagi didukung wheelbase yang sedikit lebih panjang dan ban yang lebih besar.
Posisi riding-nya juga sedikit lebih sporty. Karakter ini membantu rider bertubuh tinggi merasa lebih pas saat berkendara.
Dari sisi tampilan, TNT 135 tampil tajam dan berotot. Headlamp yang agresif, frame trellis khas Benelli, serta proporsi bodi yang lebih besar membuatnya terlihat seperti mini streetfighter.
Fitur dan komponen yang ikut membedakan
TNT 135 membawa suspensi upside-down, rem cakram depan-belakang, panel digital-analog, LED DRL, dan oil cooler. Kombinasi itu memberi kesan premium di kelas mini bike.
Sementara itu, Grom juga tidak kalah menarik di sisi perlengkapan. Motor ini memakai panel full LCD digital, lampu LED, dan ABS, yang menambah nilai praktis sekaligus daya tariknya.
Di atas kertas, keduanya sama-sama memakai transmisi manual 5-percepatan, suspensi upside-down dan monoshock, serta roda 12 inci. Meski begitu, karakter yang muncul di jalan tetap berbeda jauh.
Pilihan yang kini makin mudah dibaca
Bagi yang mengutamakan bobot ringan, handling lincah, dan biaya pakai yang relatif bersahabat, Honda MSX125 Grom lebih masuk akal. Motor ini menonjol lewat kemudahan penggunaan dan reputasi Honda yang kuat di urusan keawetan serta nilai jual kembali.
Sebaliknya, Benelli TNT 135 menawarkan rasa berkendara yang lebih berisi, tampilan yang lebih agresif, dan tenaga yang lebih kuat. Banyak rider menyukai motor ini karena memberi sensasi yang lebih serius dibanding Grom.
Pada akhirnya, keduanya sama-sama menarik, tetapi arahnya tidak sama. Grom bermain di sisi halus dan praktis, sedangkan TNT 135 hadir untuk rider yang ingin mini bike dengan karakter lebih galak.
