Marah ke Marshal Berujung Mahal, Bezzecchi Gagal Tampil di Balapan Utama MotoGP Ceko

Marco Bezzecchi dipastikan tak bisa tampil di balapan utama MotoGP Ceko setelah dijatuhi sanksi larangan start oleh FIM. Hukuman itu menjadi konsekuensi berat dari insiden fisik terhadap marshal saat sprint race di Brno.

Keputusan tersebut langsung berdampak pada persaingan klasemen, karena Bezzecchi sedang berada di puncak perburuan gelar. Pembalap asal Italia itu memimpin klasemen dengan 180 poin, hanya unggul 15 angka dari Jorge Martin yang membuntutinya di posisi kedua.

Banding Aprilia Tidak Mengubah Putusan

Aprilia Racing sempat mengajukan banding setelah hukuman diumumkan. Tim itu diwakili CEO Massimo Rivola dan Team Manager Paolo Bonora dalam sidang yang berlangsung sekitar 30 menit di hadapan Steward FIM.

Sidang banding tersebut dipimpin Simon Crafar, Tamara Matko, dan Andres Somolinos. Namun upaya Aprilia berakhir tanpa hasil karena banding ditolak, sehingga larangan balapan untuk Bezzecchi tetap berlaku.

Dengan keputusan itu, Bezzecchi dicoret dari balapan utama meski sebelumnya dijadwalkan start dari posisi keempat. Situasi ini membuat peluangnya menambah poin dalam perebutan gelar semakin tertekan.

Awal Insiden di Tikungan 3

Peristiwa yang memicu sanksi itu terjadi setelah Bezzecchi mengalami kecelakaan di Tikungan 3 saat sprint race menyisakan dua putaran. Ia dan motornya terseret hingga ke area gravel di Sirkuit Brno, Ceko.

Saat evakuasi berlangsung, salah satu marshal mencoba membantu mengangkat motor Aprilia RS-GP milik Bezzecchi. Dalam proses itu, tuas gas disebut tidak sengaja tertarik hingga mesin motor meraung.

Bezzecchi lalu berlari ke arah motornya untuk menekan tombol kill switch. Dalam kondisi tegang, ia terlebih dahulu mendorong marshal yang berada di dekat motor agar menjauh dari tuas gas.

Rekaman dari sudut kamera lain memperlihatkan tangan kanan Bezzecchi mengenai area wajah marshal tersebut. Setelah mesin berhasil dimatikan, emosinya belum mereda dan ia kembali melayangkan pukulan atau tamparan ke arah marshal yang sama.

Sikap Tegas FIM terhadap Kekerasan

FIM MotoGP Stewards menegaskan bahwa kekerasan fisik terhadap petugas sirkuit merupakan pelanggaran serius. Dalam pernyataan resminya, FIM menyebut tidak ada alasan apa pun yang dapat membenarkan agresi terhadap marshal yang sedang menjalankan tugas resmi.

Steward memahami pembalap yang baru jatuh bisa berada dalam kondisi frustrasi, kecewa, dan emosinya meningkat. Namun FIM menilai keadaan seperti itu tetap tidak dapat dijadikan pembenaran untuk melakukan tindakan fisik.

Rekaman audio onboard juga memperjelas suasana di lokasi insiden. Marshal tersebut sempat terdengar menjelaskan bahwa dirinya hanya berniat membantu mengangkat motor.

FIM juga menekankan bahwa marshal adalah fondasi utama keselamatan balap motor. Mereka bekerja di lingkungan berbahaya dan menghadapi risiko besar demi melindungi pembalap di lintasan.

Karena itu, marshal harus dihormati dan dilindungi dari intimidasi maupun kekerasan fisik. FIM menegaskan kembali bahwa kekerasan terhadap marshal sama sekali tidak dapat diterima dalam motorsport profesional.

Kasus ini menjadi sorotan besar karena menyangkut pembalap papan atas yang tengah memimpin klasemen. Video insiden dari kamera onboard dan rekaman amatir juga cepat menyebar di media sosial, meski momen tersebut tidak sepenuhnya tertangkap siaran langsung utama.

Source: oto.detik.com

Berita Terkait