Biaya Gratis Ongkir Shopee Naik, Seller Perlu Cermat Bedakan Barang Biasa dan Khusus

Mulai 2 Mei, seller Shopee perlu lebih cermat mengatur data produk karena biaya layanan Gratis Ongkir Ekstra berubah mengikuti ukuran barang. Perubahan ini membuat kategori barang tidak lagi sekadar formalitas, sebab tarif yang dikenakan kini dibedakan antara produk ukuran biasa dan ukuran khusus.

Shopee menetapkan dua kelompok produk dalam skema baru tersebut. Produk ukuran biasa mencakup barang dengan berat di bawah 5 kilogram, dimensi maksimal 60 cm, serta volume tidak lebih dari 20.000 cm³.

Sebaliknya, produk ukuran khusus adalah barang dengan berat minimal 5 kilogram atau yang punya dimensi maupun volume di atas batas tersebut. Dengan pembagian ini, detail berat, ukuran, dan volume di katalog menjadi penentu utama dalam perhitungan biaya layanan.

Aturan baru juga mengubah besaran biaya yang harus dibayar seller. Jika sebelumnya tarif layanan berada di angka 6% dengan batas maksimal Rp40.000, kini Shopee menerapkan 8% untuk ukuran biasa dan 9,5% untuk ukuran khusus.

Batas maksimal biayanya pun tidak sama. Untuk produk ukuran biasa, batas tetap Rp40.000, sedangkan untuk ukuran khusus naik menjadi Rp60.000.

Perubahan ini membuat barang yang lebih besar atau lebih berat berpotensi menimbulkan beban biaya yang lebih tinggi. Karena itu, seller perlu memastikan data produk diisi dengan benar agar produk tidak salah masuk kategori dan terkena tarif yang tidak sesuai.

Shopee juga menambahkan insentif iklan dalam program Gratis Ongkir Ekstra. Insentif tersebut diberikan dengan syarat minimal 3% dari total penjualan dalam 30 hari terakhir.

Meski ada pengaturan baru pada biaya layanan dan insentif iklan, keikutsertaan dalam program ini tetap bersifat opsional. Artinya, keputusan untuk ikut tetap berada di tangan masing-masing seller.

Dengan aturan yang mulai berlaku pada 2 Mei ini, pengelolaan katalog menjadi semakin penting bagi seller. Barang yang terlihat biasa bisa saja masuk kategori ukuran khusus jika berat, dimensi, atau volumenya melampaui batas yang ditentukan.

Source: teknologi.bisnis.com

Berita Terkait