Biaya Nonton Piala Dunia 2026 di HP Bisa Tembus Rp1,1 Juta, Ini 3 Skenarionya

Author: Redaksi Android62

Biaya menonton Piala Dunia 2026 lewat HP bisa melonjak hingga sekitar Rp1,1 juta, tergantung seberapa sering penonton mengikuti pertandingan dan berapa banyak kuota internet yang dipakai. Angka terendah dalam simulasi justru berada di kisaran Rp125 ribu untuk penonton yang hanya memilih laga-laga tertentu.

Perhitungan ini tidak hanya memasukkan paket streaming, tetapi juga biaya data internet yang menjadi komponen besar dalam menonton secara legal di smartphone. Di Indonesia, pertandingan dapat diakses melalui TVRI serta layanan streaming resmi seperti FolaPlay dan MAXStream TV.

Paket streaming saja belum cukup

FolaPlay dan MAXStream TV sama-sama menawarkan paket mingguan dan paket penuh turnamen. Harga paket 7 hari tercatat Rp25.000 di FolaPlay maupun MAXStream TV, sedangkan paket penuh turnamen di FolaPlay dibanderol Rp85.000 dan paket 60 hari di MAXStream TV juga Rp85.000.

Untuk penonton yang mengikuti turnamen dari awal sampai akhir, paket penuh menjadi lebih efisien. Selama 39 hari turnamen, kebutuhan bisa mencapai sekitar enam paket mingguan dengan total Rp150.000, sedangkan paket penuh hanya Rp85.000.

Kuota internet menjadi penentu utama

Mengutip Voyage Global, streaming pertandingan sepak bola sekitar dua jam dalam kualitas HD dapat menghabiskan sekitar 5 GB data. Pada kualitas SD, kebutuhan turun menjadi sekitar 2 GB, sedangkan Full HD bisa mencapai 8 GB atau lebih.

Simulasi biaya menggunakan asumsi harga internet Rp2.000 per GB dan konsumsi 5 GB per pertandingan. Dengan asumsi itu, total pengeluaran penonton HP sangat bergantung pada jumlah laga yang ditonton, bukan hanya pada biaya paket streaming.

3 skenario biaya nonton di HP

Skenario Penonton Asumsi Pertandingan Perkiraan Biaya Total
Kasual 10 pertandingan pilihan Rp125.000
Aktif 35 pertandingan Rp425.000
Fanatik 104 pertandingan Rp1.125.000

Penonton kasual biasanya hanya mengikuti laga pembuka, tim favorit, semifinal, atau final. Dalam simulasi, kelompok ini menonton 10 pertandingan pilihan dengan total kuota 50 GB, biaya data sekitar Rp100.000, dan paket streaming mingguan Rp25.000.

Penonton aktif mengikuti lebih banyak laga, termasuk sebagian besar fase grup dan beberapa pertandingan penting di fase gugur. Dengan 35 pertandingan, kebutuhan datanya sekitar 175 GB, biaya internet Rp350.000, dan tiga paket mingguan senilai Rp75.000, totalnya diperkirakan Rp425.000.

Penonton fanatik menonton hampir seluruh pertandingan Piala Dunia 2026. Dengan 104 laga dan konsumsi 5 GB per pertandingan, kebutuhan data bisa mencapai 520 GB, lalu ditambah paket full turnamen Rp85.000, sehingga totalnya sekitar Rp1.125.000.

Mulai dari fase gugur juga mengubah hitungan

Banyak penonton baru aktif ketika turnamen masuk fase gugur karena persaingan semakin ketat. Jika mulai dari babak 32 besar, sisa pertandingan hingga final mencapai 32 laga dengan estimasi kuota 160 GB dan biaya total Rp405.000.

Jika baru menonton dari babak 16 besar, sisa laga tinggal 16 pertandingan dengan total sekitar 80 GB dan biaya Rp245.000. Saat baru ikut dari perempat final, biayanya turun menjadi Rp165.000, lalu jika baru mulai dari semifinal, totalnya sekitar Rp125.000.

Dengan pola itu, waktu mulai menonton menjadi faktor penting dalam menyusun anggaran. Semakin sedikit pertandingan yang diikuti, semakin kecil pula kebutuhan kuota dan total pengeluaran yang harus disiapkan.

Untuk penonton yang ingin tetap legal dan nyaman menonton lewat HP, kombinasi paket streaming dan kuota internet menjadi dua pos belanja utama. Perbedaan kebiasaan menonton membuat biaya akhir bisa sangat jauh, dari ratusan ribu rupiah hingga menembus lebih dari satu juta rupiah.

Source: www.idntimes.com
Berita Terbaru