Biaya Pajak Toyota Rush Mulai Rp 4,8 Juta Setahun, Harga Masih di Bawah Rp 350 Juta

Toyota Rush masih menunjukkan daya tarik kuat di pasar SUV keluarga karena harga jual dan biaya kepemilikannya masih tergolong masuk akal untuk kelas 7-penumpang. Per Juni 2026, banderolnya berada di rentang Rp 289,4 juta sampai Rp 315,6 juta, sementara pajak tahunannya di Jakarta mulai dari Rp 4,847 juta.

Di sisi harga, Toyota Rush hadir dalam empat varian dengan selisih yang masih memberi ruang pilihan bagi pembeli. Opsi paling terjangkau adalah Rush 1.5 G M/T dengan harga Rp 289,4 juta, sedangkan varian tertinggi Rush 1.5 S A/T GR Sport dipasarkan Rp 315,6 juta.

Pilihan varian dan selisih harga

Toyota menempatkan Rush 1.5 G A/T di level Rp 300,4 juta. Di atasnya ada Rush 1.5 S M/T GR Sport yang dijual Rp 304,8 juta.

Kombinasi ini membuat calon pembeli bisa menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan transmisi dan tampilan. Varian GR Sport juga memberi sentuhan lebih sporty pada tipe yang lebih tinggi.

Mesin sama untuk semua tipe

Seluruh varian Rush memakai mesin 2NR-VE berkapasitas 1.5 liter. Mesin ini menghasilkan tenaga 104 PS pada 6.000 rpm dan torsi 13,9 kgm pada 4.200 rpm.

Dengan konfigurasi itu, Rush tetap diposisikan sebagai SUV keluarga yang relevan untuk mobilitas harian. Format 7-seater juga menjadi salah satu alasan mobil ini terus dilirik konsumen yang membutuhkan kabin lebih lega.

Fitur dasar tersebar merata

Menariknya, Toyota sudah memberikan sejumlah fitur sejak varian bawah. Smart/stop engine button, tilt steering, dan kamera parkir belakang tersedia pada semua tipe.

Paket keselamatan juga dibuat seragam di seluruh varian. Daftarnya mencakup Emergency Brake Signal, 6 SRS Airbag, Vehicle Stability Control, Anti-lock Braking System, Hill-start Assist, dan emergency portable tire inflator.

Biaya pajak tahunan di Jakarta

Selain harga beli, pajak tahunan ikut jadi pertimbangan penting bagi calon pemilik. Untuk Toyota Rush yang terdaftar sebagai kendaraan pertama di Jakarta, pajaknya mulai dari kisaran Rp 4,8 jutaan.

Varian 1.5 G M/T memiliki NJKB Rp 224 juta dan DP PKB Rp 235,2 juta. Dari dasar itu, PKB tercatat Rp 4,704 juta dan total pajak tahunannya menjadi Rp 4,847 juta setelah ditambah SWDKLLJ Rp 143 ribu.

Pada 1.5 G A/T, NJKB berada di angka Rp 232 juta dengan DP PKB Rp 243,6 juta. PKB varian ini Rp 4,872 juta, sehingga total pajaknya mencapai Rp 5,015 juta.

Untuk 1.5 S M/T GR Sport, NJKB tercatat Rp 234 juta dan DP PKB Rp 245,7 juta. PKB-nya Rp 4,914 juta, lalu pajak tahunan menjadi Rp 5,057 juta.

Varian paling mahal, 1.5 S A/T GR Sport, memiliki NJKB Rp 242 juta dan DP PKB Rp 254,1 juta. PKB mencapai Rp 5,082 juta, kemudian total pajak tahunan naik menjadi Rp 5,225 juta setelah SWDKLLJ.

Alasan Rush tetap diburu

Posisi Toyota Rush di pasar masih kuat karena menawarkan kombinasi yang banyak dicari pembeli mobil keluarga. Harga yang masih berada di kisaran Rp 280 jutaan, kabin tujuh penumpang, serta fitur keselamatan yang merata membuatnya tetap kompetitif.

Bagi yang membandingkan SUV 7-seater, daftar harga dan pajak tahunan ini memberi gambaran yang jelas. Dengan banderol mulai Rp 289,4 juta dan pajak tahunan mulai Rp 4,847 juta di Jakarta, Toyota Rush masih berada di radar banyak konsumen.

Source: oto.detik.com

Berita Terkait