BINUS Kuasai Final Putri, UPH Pertahankan Dominasi di Regional Jakarta

Langkah menuju The Nationals mulai terisi setelah Regional Jakarta di Campus League 2026 Basketball Season 1 resmi menuntaskan rangkaian pertandingannya. Dari ajang itu, BINUS Jakarta dan UPH Tangerang sama-sama mengirim pesan kuat bahwa persaingan menuju gelar nasional tidak akan mudah.

Dua kampus tersebut sama-sama keluar sebagai juara di sektor berbeda, tetapi dengan karakter kemenangan yang kontras. BINUS meraih gelar putri lewat duel ketat, sedangkan UPH menguasai final putra dengan permainan yang lebih dominan.

BINUS menang tipis di final putri

Partai penentu sektor putri berlangsung sengit sejak awal. BINUS dan UPH saling menekan dalam tempo tinggi, lalu keunggulan tipis 11-10 mengantar BINUS menutup kuarter pertama.

BINUS kemudian menjaga ritme permainan pada kuarter kedua melalui kontribusi point guard Keira Ammabel Hadinoto. Tim ini menambah jarak dan memimpin 22-19 saat turun minum.

UPH belum menyerah setelah jeda dan sempat memperkecil jarak pada kuarter ketiga. Bahkan, skor kembali imbang 33-33 sebelum laga memasuki periode terakhir.

Di kuarter penutup, BINUS tampil lebih tenang dan lebih efektif. Beberapa tembakan tiga angka dari Keira menjadi pembeda sampai laga selesai dengan skor 47-37.

Pelatih tim putri BINUS, M. Ridzky Ichwan Pratama, menegaskan bahwa target tim sudah jelas sejak awal kompetisi. Ia menyebut timnya ingin menjadi juara pertama yang akan selalu dikenang.

Keira Ammabel juga menilai kemenangan itu bukan akhir dari perjalanan. Menurut dia, tantangan di The Nationals akan jauh lebih berat karena mempertemukan tim-tim terbaik dari tiap regional.

UPH tampil lebih meyakinkan di sektor putra

Berbeda dari final putri yang berlangsung ketat, laga putra berjalan lebih nyaman untuk UPH. Tim berjuluk Eagles itu langsung menekan BINUS sejak tip-off dan unggul 21-14 di kuarter pertama.

Keunggulan UPH terus melebar saat turun minum dengan skor 35-24. Mereka lalu menjaga kontrol permainan pada kuarter ketiga dan menutup periode itu dalam posisi 53-39.

BINUS berupaya mengejar pada kuarter terakhir, tetapi UPH tetap memegang kendali hingga laga berakhir 67-55. Hasil itu membuat tim putra UPH tetap menjaga supremasi di kandang sendiri.

Kapten tim putra UPH, Aaron Nathanael, menilai kemenangan tersebut lahir dari kultur tim yang menuntut konsistensi. Ia menekankan bahwa setiap pemain harus memberi yang terbaik di dalam maupun di luar lapangan.

Tiket nasional mulai terbagi

Selain dua juara regional, Institut Perbanas juga memastikan tempat di The Nationals dari sektor putra. Mereka finis di peringkat ketiga setelah menang telak 65-41 atas Universitas Trisakti.

Dari sisi penyelenggara, Wakil Rektor 4 UPH, Andry Panjaitan, memberi apresiasi atas antusiasme mahasiswa yang terlibat dalam kompetisi ini. Ia menilai energi para pemain menunjukkan olahraga kampus punya masa depan yang menjanjikan.

CEO Campus League, Ryan Gozali, juga menilai persaingan berjalan kompetitif namun tetap menjunjung sportivitas. Menurut dia, tujuan ajang ini bukan hanya hasil pertandingan, tetapi juga pembentukan karakter lewat olahraga.

Perhatian kini beralih ke Campus League 2026 Basketball The Nationals Season 1 yang akan berlangsung pada 7-13 Juni. Para tim terbaik dari berbagai regional akan kembali bertemu untuk menentukan siapa yang layak menyandang status kampus terbaik di Indonesia.

Source: www.viva.co.id

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer