FIFA resmi memperkenalkan anthem Piala Dunia 2026 berjudul DNA yang mempertemukan Andrea Bocelli, David Guetta, Megan Thee Stallion, dan EJAE dalam satu proyek musik. Lagu ini langsung menonjol karena membawa empat karakter musikal yang sangat berbeda ke dalam satu panggung resmi turnamen.
Kehadiran mereka membuat DNA diposisikan lebih dari sekadar lagu promosi. FIFA ingin menjadikannya simbol keberagaman dan persatuan lintas budaya yang melekat pada Piala Dunia, sekaligus menandai arah baru kampanye menuju kick-off turnamen.
Perpaduan empat warna musik
Andrea Bocelli membawa ciri khas opera klasik yang sudah lama identik dengannya. Di sisi lain, David Guetta menyumbang energi EDM yang kerap mendominasi panggung musik global.
Megan Thee Stallion hadir dengan rap hip-hop modern yang kuat, sedangkan EJAE melengkapi komposisi lewat nuansa pop kontemporer. Kombinasi itu membuat DNA terasa menyeberangi batas genre dan dirancang agar mudah diterima audiens internasional yang lebih luas.
Selaras dengan Piala Dunia di tiga negara
Konsep lagu ini juga berkaitan erat dengan format Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ajang tersebut akan melibatkan 16 kota tuan rumah, sehingga pesan kebersamaan terasa semakin relevan.
Judul DNA dipilih untuk menegaskan gagasan bahwa sepak bola telah menjadi bagian dari identitas banyak masyarakat di dunia. FIFA ingin mengaitkan anthem ini dengan semangat bahwa turnamen tersebut hidup dalam “DNA” budaya olahraga global.
Sudah tersedia di platform streaming dan YouTube
DNA sudah tersedia di berbagai platform streaming musik sebagai bagian dari kampanye resmi FIFA menuju turnamen. Bagi yang ingin melihat bentuk visualnya, video resmi lagu ini juga telah tayang di kanal YouTube FIFA World Cup.
Melalui perilisan ini, FIFA menegaskan upaya mereka membangun identitas musikal yang selaras dengan semangat persatuan lintas budaya. DNA pun menjadi salah satu elemen penting yang menandai cara FIFA mengemas Piala Dunia 2026 sebagai perayaan sepak bola dan keberagaman global.
Source: lifestyle.bisnis.com






