Bodi Tetap, Bobot Naik, iPhone 18 Pro Max Siap Jadi iPhone Paling Berat Apple

iPhone 18 Pro Max diperkirakan akan menjadi model yang paling berat dalam sejarah iPhone, dengan bobot yang disebut bisa melampaui 240 gram. Arah perubahan ini membuat perhatian publik tidak hanya tertuju pada desain, tetapi juga pada peningkatan komponen internal yang ikut mendorong tubuh perangkat semakin padat.

Di saat yang sama, Apple disebut sedang menyiapkan warna bingkai aluminium yang lebih berani untuk lini iPhone 18 Pro. Dari tiga opsi yang beredar, Dark Cherry muncul sebagai kandidat terkuat dan berpotensi menjadi identitas visual utama untuk iPhone 18 Pro serta iPhone 18 Pro Max.

Dark Cherry jadi pusat perhatian

Dark Cherry digambarkan sebagai merah tua dengan nuansa terinspirasi anggur merah. Warna ini tidak hanya tampil sebagai pilihan baru, tetapi juga disebut memiliki karakter metalik yang membuat bingkai terlihat lebih mewah.

Dibanding warna yang biasa melekat pada lini iPhone, pilihan ini memberi kesan yang lebih tegas. Apple tampaknya ingin menghadirkan tampilan yang terasa berkelas sekaligus berbeda dari pola warna yang selama ini dikenal lebih aman.

Selain Dark Cherry, ada juga Cloud Blue yang ikut mencuri perhatian. Warna ini disebut lebih cerah, lebih muda, dan lebih mencolok daripada biru yang pernah hadir pada model iPhone sebelumnya.

Pilihan aman tetap disediakan

Bagi pengguna yang menyukai tampilan sederhana, hitam masih masuk dalam daftar. Opsi ini tetap diposisikan sebagai pilihan paling aman dan elegan untuk iPhone 18 Pro Max maupun iPhone 18 Pro.

Kehadiran tiga warna tersebut memberi gambaran bahwa Apple tidak hanya bermain di jalur minimalis. Ada upaya untuk memperluas karakter visual perangkat tanpa meninggalkan opsi klasik bagi pengguna yang lebih konservatif.

Bodi tetap, tapi isi makin padat

Dari sisi ukuran fisik, Ice Universe menyebut iPhone 18 Pro Max akan mempertahankan ketebalan 8,75 mm. Angka itu sama seperti iPhone 17 Pro Max, sehingga perubahan di tangan pengguna tidak disebut akan terasa besar dari sisi ketebalan.

Namun, berat perangkat justru diperkirakan naik karena komponen internal yang lebih besar dan lebih padat. Sejumlah sumber industri masih menilai perangkat ini akan menjadi iPhone paling berat yang pernah dibuat Apple.

Arah tersebut menunjukkan bahwa Apple tampaknya memilih mempertahankan ukuran yang terasa familiar. Di sisi lain, perusahaan disebut menambah elemen yang mendukung performa dan daya tahan.

Baterai besar jadi fokus utama

Digital Chat Station melaporkan bahwa iPhone 18 Pro Max kemungkinan membawa baterai baru di kisaran 5.100mAh hingga 5.200mAh. Jika benar, itu akan menjadi kapasitas terbesar yang pernah dipakai di iPhone.

Angka tersebut juga melampaui baterai 5.088mAh pada iPhone 17 Pro Max versi eSIM. Selisihnya memang tidak terlalu jauh, tetapi kombinasi baterai, prosesor, layar, dan optimasi daya iOS bisa memberi dampak yang lebih terasa dalam penggunaan harian.

Fokus pada baterai besar ini sejalan dengan tren ponsel kelas atas yang terus bertambah berat. Produsen pada umumnya menambah kapasitas daya, sensor kamera yang lebih canggih, dan sistem pendingin yang lebih efisien, lalu konsekuensinya bobot perangkat ikut naik.

Arah flagship berikutnya

Sejumlah analis menilai Apple ingin menjadikan iPhone 18 Pro Max sebagai iPhone dengan daya tahan baterai terbaik yang pernah dibuat perusahaan. Target itu terasa relevan ketika fitur AI semakin menuntut daya dan sumber daya perangkat keras.

Jika bocoran ini akurat, iPhone 18 Pro Max tidak hanya akan hadir dengan warna bingkai baru yang paling mencolok. Perangkat ini juga sedang diarahkan sebagai flagship yang menonjol lewat stamina, meski harus dibayar dengan bobot yang lebih berat dari generasi sebelumnya.

Berita Terkait