Chery Q langsung menarik perhatian pasar karena penawaran awalnya datang bersama bonus pre-booking bernilai setara Rp 40 juta. Program ini berlaku untuk konsumen yang melakukan pemesanan hingga 15 Juli 2026, sebelum harga resminya benar-benar diumumkan.
Paket yang disiapkan Chery untuk pemesan awal mencakup autonomous parking assist, power tailgate, velg 17 inch, dan external communication audio. Strategi ini membuat kehadiran Chery Q terasa agresif sejak awal, apalagi model ini sudah dibuka untuk pemesanan meski banderol final masih menunggu kepastian.
Harga masih diarahkan ke kisaran Rp 200 jutaan
Chery belum merilis harga resmi Chery Q, tetapi pabrikan sudah memberi sinyal kuat bahwa banderolnya akan berada di kisaran Rp 2xx juta atau Rp 200 jutaan. President Director PT Chery Sales Indonesia Zeng Shuo menyebut harga resmi diharapkan bisa diumumkan pada kuartal tiga.
Posisi harga tersebut menjadi sorotan karena Chery Q masuk ke segmen mobil listrik kompak yang makin diperhitungkan di kota-kota besar. Dengan rentang harga itu, model ini berpotensi menjadi pilihan baru bagi konsumen yang mencari mobil listrik ringkas dengan fungsi harian yang praktis.
Minat publik meningkat sebelum peluncuran penuh
Menjelang peluncurannya, ketertarikan terhadap Chery Q terlihat naik cukup cepat. Zeng Shuo mengatakan pencarian digital terkait “Chery Q” meningkat hingga 80% dalam sepekan terakhir, dipicu rasa penasaran pada desain, spesifikasi, potensi harga, dan peluang pemasarannya di Indonesia.
Lonjakan minat ini menunjukkan bahwa model tersebut sudah masuk radar calon konsumen bahkan sebelum harga final diumumkan. Situasi seperti ini biasanya ikut memperkuat perhatian publik terhadap mobil listrik baru yang membawa pendekatan harga dan fitur yang agresif.
Dirancang untuk mobilitas perkotaan
Secara global, Chery Q memiliki panjang 4.195 mm, lebar 1.811 mm, tinggi 1.574 mm, dan wheelbase 2.700 mm. Ukuran itu menempatkannya sebagai mobil listrik kompak yang tetap ditujukan agar lincah digunakan di lingkungan perkotaan.
Chery juga menonjolkan ruang kabin sebagai salah satu daya tarik utama. Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit Indonesia, menyebut ruang kaki penumpang belakang mencapai 977 mm, angka yang menegaskan fokus pada kepraktisan di dalam kabin.
Ruang simpan dibuat sangat fungsional
Selain ruang kaki, kapasitas penyimpanan juga menjadi perhatian Chery pada model ini. Bagasi belakang diklaim mencapai 1.450 liter, sementara bagasi depan menyediakan ruang tambahan 70 liter.
Di bagian dalam, Chery Q juga disebut memiliki 38 kompartemen penyimpanan. Budi menyampaikan bahwa jumlah itu termasuk salah satu yang terbanyak di kelasnya, sehingga mobil ini tidak hanya mengandalkan desain kompak tetapi juga sisi fungsional untuk kebutuhan harian.
Jarak tempuh dan pengisian cepat ikut diperkuat
Untuk daya jelajah, Chery Q diklaim mampu melaju hingga 400 km berdasarkan standar NEDC. Klaim ini menjadi salah satu poin penting bagi konsumen yang ingin mobil listrik pertama dengan jarak tempuh yang cukup untuk aktivitas sehari-hari.
Fitur pengisian cepat juga disiapkan untuk mendukung penggunaan harian. Baterainya disebut bisa diisi dari 30% ke 80% hanya dalam 16,5 menit melalui fast charging, sementara fitur V2L atau Vehicle-to-Load memungkinkan mobil menyuplai daya listrik hingga 6.6 kWh untuk perangkat eksternal.
Pilihan warna untuk pasar Indonesia
Untuk pasar Indonesia, Chery Q disiapkan dalam tiga pilihan warna, yaitu dusk purple, oat latte, dan spark white. Kehadiran opsi warna ini melengkapi kesan modern yang ingin dibawa Chery pada mobil listrik kompak tersebut.
Dengan desain, kelapangan kabin, fitur penyimpanan, serta bonus pre-booking yang sudah disiapkan, Chery Q datang dengan tawaran awal yang cukup serius. Perhatian pasar kini tertuju pada pengumuman harga resminya, terutama karena banderol di kisaran Rp 200 jutaan berpotensi membuat model ini semakin diperhitungkan di segmen mobil listrik kompak.
Source: oto.detik.com






