Latihan yoga di kawasan Candi Borobudur memberi pengalaman yang sulit ditemukan di ruang tertutup. Di Pelataran Kenari, peserta bergerak di bawah udara pagi yang sejuk dengan latar stupa Borobudur dan perbukitan yang mengelilingi kawasan candi.
Suasana itu terasa semakin kuat karena kegiatan digelar dalam nuansa mindfulness yoga bertajuk Borobudur Breath & Balance. Puluhan peserta mengikuti rangkaian gerakan sambil menikmati ruang terbuka yang tenang dan hijau.
Sejak pukul 07.00 WIB, para peserta datang membawa matras masing-masing dan mengenakan atasan putih serta bawahan kain batik. Mereka tidak hanya berasal dari Kabupaten Magelang, tetapi juga dari Yogyakarta, Wonosobo, dan Temanggung.
Antusiasme dari berbagai daerah
Kehadiran peserta lintas wilayah menunjukkan minat yang besar terhadap yoga yang dipadukan dengan suasana budaya dan alam. Sinar matahari pagi tidak mengurangi kenyamanan kegiatan, melainkan menambah kesan hangat selama sesi berlangsung.
Salah satu peserta, Aini Habibah, menyebut ini sebagai pengalaman pertamanya berlatih yoga di Candi Borobudur. Ia menilai lokasi tersebut terasa ikonik, sejuk, hijau, dan terbuka sehingga membuat latihan terasa menyatu dengan alam.
“Tempatnya sangat ikonik, yaitu Candi Borobudur. Udaranya sejuk, suasananya hijau dan terbuka, sehingga terasa benar menyatu dengan alam,” ujarnya di lokasi.
Olahraga yang juga menjadi ruang edukasi
Pelatih yoga Tanti Zaenal Arifin berharap kegiatan seperti ini dapat digelar rutin setiap bulan. Menurutnya, yoga di ruang terbuka memberi kualitas udara, suasana, dan energi yang berbeda dibandingkan latihan di dalam ruangan.
Ia juga menekankan bahwa Borobudur bukan hanya tempat berolahraga, tetapi juga ruang untuk mengenalkan nilai budaya dan sejarah kepada masyarakat. Borobudur merupakan warisan budaya dunia yang diakui UNESCO, sehingga kegiatan ini ikut memberi edukasi tentang cagar budaya.
Perpaduan olahraga, alam terbuka, dan lingkungan bersejarah membuat sesi tersebut memiliki nilai lebih bagi para peserta. Selain menjaga kebugaran fisik, kegiatan ini juga membantu menciptakan ketenangan mental dan memberi jeda dari rutinitas harian.
Di Pelataran Kenari, gerakan yoga, udara pagi yang segar, dan kemegahan Candi Borobudur bertemu dalam satu ruang yang menghadirkan kesehatan, ketenangan, dan warisan budaya sekaligus.
Source: www.beritasatu.com






