Juventus dan AS Roma sama-sama melihat Brahim Diaz sebagai jawaban untuk menambah kualitas di lini serang. Gelandang serang asal Spanyol itu kini berada di radar dua klub Serie A, sementara masa depannya di Real Madrid ikut dipengaruhi arah baru yang sedang disiapkan klub ibu kota Spanyol tersebut.
Situasi ini membuat Diaz jadi salah satu nama yang paling menarik untuk dibahas menjelang bursa transfer musim panas 2026. Di satu sisi, ia masih punya keinginan bertahan di Santiago Bernabeu, tetapi di sisi lain peluang pindah tetap terbuka karena Madrid tengah menimbang perubahan besar di sektor ofensif.
Persaingan dari Italia mulai menguat
Di Italia, Juventus disebut bergerak lebih dulu untuk mengamankan Diaz. Luciano Spalletti menjadikan pemain berusia 1999 itu sebagai target prioritas karena menilai Diaz mampu menambah variasi serangan timnya.
Bagi Juventus, Diaz dianggap cocok untuk peran gelandang serang. Ia bisa menghubungkan permainan dari lini tengah ke depan dan sekaligus memberi ancaman langsung ke pertahanan lawan.
Roma ikut masuk dalam perburuan
AS Roma kemudian menyusul dan ikut memanaskan persaingan. Sky Sport menyebut Giallorossi di bawah arahan Gian Piero Gasperini sangat memprioritaskan penguatan sektor serang mereka.
Kehadiran Roma membuat perburuan Diaz tidak lagi menjadi urusan satu klub saja. Dua tim besar Italia itu kini sama-sama memandang sang pemain sebagai sosok yang dapat memberi dampak instan untuk proyek masing-masing.
Madrid belum menutup pintu
Meski ramai dibicarakan di Italia, posisi Diaz di Real Madrid belum sepenuhnya hilang. Pemain tim nasional Maroko itu disebut sudah menyatakan ingin bertahan di Santiago Bernabeu.
Namun, situasinya tetap belum aman. Florentino Perez yang menang dalam pemilihan Presiden Real Madrid pada Minggu disebut membuka jalan bagi rencana klub untuk mendatangkan penyerang baru senilai 150 juta euro, dan langkah itu berpotensi menggeser sejumlah nama di lini depan.
Performa musim ini ikut membuat namanya naik
Minat terhadap Diaz juga tidak lepas dari kontribusinya pada musim 2025/2026. Bersama Los Galacticos, ia mencatat dua gol dan sembilan assist dari 42 penampilan di semua kompetisi.
Menariknya, Diaz hanya menjadi starter dalam 17 pertandingan. Meski tidak selalu tampil sejak menit awal, ia tetap produktif dan itulah yang membuat namanya kembali ramai dibicarakan di bursa transfer.
Faktor Piala Dunia menambah daya tarik
Daya tarik Diaz diperkirakan belum akan mereda dalam waktu dekat. Ia disebut bakal menjadi salah satu bintang di ajang Piala Dunia mendatang, dan status seperti itu biasanya ikut menaikkan perhatian klub terhadap pemain penting di level klub maupun tim nasional.
Dalam kondisi seperti ini, Juventus dan Roma harus bergerak cepat bila benar-benar ingin mengamankan tanda tangan Diaz. Pesaingnya bukan hanya sesama klub Serie A, tetapi juga waktu dan keputusan akhir yang masih sangat bergantung pada arah kebijakan Real Madrid.







