Brasil Siap Putus Rekor Buruk Lawan Norwegia, Tiket Perempat Final Jadi Taruhan Besar

Brasil akan menghadapi ujian penting saat bertemu Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Laga di Stadion Metlife, New York New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin (6/7) WIB itu menjadi penentu langkah Selecao menuju perempat final.

Tekanan besar juga datang dari catatan pertemuan kedua tim yang tidak menguntungkan Brasil. Dalam empat duel terakhir melawan Norwegia, Brasil belum pernah menang, dengan rincian dua kekalahan dan dua hasil imbang.

Ancaman Norwegia tidak bisa dianggap ringan

Norwegia melangkah ke fase ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat sejarah lolos ke fase gugur. Tim asuhan Stale Solbakken itu menyingkirkan Pantai Gading 2-1 pada babak 32 besar dan kini membawa duet berbahaya Erling Haaland serta Martin Odegaard.

Haaland tampil tajam sepanjang turnamen dengan koleksi lima gol. Torehan itu menempatkannya di posisi ketiga dalam persaingan Sepatu Emas, sementara Norwegia dikenal memiliki transisi cepat dan penyelesaian akhir yang bisa merepotkan lawan yang lebih diunggulkan.

Brasil membawa modal permainan yang makin solid

Di sisi lain, Brasil datang dengan rasa percaya diri yang meningkat setelah menyingkirkan Jepang 2-1 pada babak 32 besar. Tim asuhan Carlo Ancelotti itu juga baru kebobolan dua gol sejak fase grup, sebuah catatan yang menunjukkan keseimbangan permainan mereka mulai terbentuk.

Daya serang Brasil bertumpu pada kecepatan dan fleksibilitas lini depan. Vinicius Junior menjadi ancaman utama dari sisi kiri dan sejauh ini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Brasil di turnamen ini.

Matheus Cunha memberi dimensi tambahan karena rajin turun menjemput bola. Perannya membuat ruang bagi Vinicius dan pemain sayap lain semakin terbuka, sementara Rayan memberi energi besar di sisi kanan lewat pressing dan lari vertikal saat Raphinha cedera.

Kabar baik dari Neymar dan tumpuan di lini tengah

Brasil juga mendapat dorongan dari kondisi pemain kunci yang membaik. Ancelotti mengonfirmasi Neymar sudah pulih dan siap bermain, sedangkan Raphinha sudah kembali berlatih.

Di lini tengah, Brasil tidak hanya mengandalkan aksi individual, melainkan juga keseimbangan permainan. Bruno Guimaraes menjadi motor utama karena mampu menghubungkan pertahanan dan serangan, mengatur tempo, serta menciptakan peluang.

Guimaraes juga sudah mencatat empat umpan, terbanyak untuk Brasil di turnamen ini. Di belakangnya, Casemiro tetap menjadi jangkar yang kuat meski telah berusia 34 tahun, dengan kemampuan membaca permainan, memotong serangan lawan, dan unggul dalam duel udara.

Perkiraan susunan pemain

BrasilNorwegia
Alisson Becker; Vanderson, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Guilherme Arana; Casemiro, Bruno Guimaraes, Gerson; Raphinha, Vinicius Junior, Matheus Cunha.Orjan Nyland; Julian Ryerson, Leo Ostigard, Kristoffer Ajer, Birger Meling; Sander Berge, Patrick Berg, Martin Odegaard; Antonio Nusa, Erling Haaland, Alexander Sorloth.

Dengan kedalaman skuad dan pengalaman di laga besar, Brasil memang sedikit lebih diunggulkan di atas kertas. Namun, catatan pertemuan dan ancaman Haaland membuat duel ini tetap terbuka dan berpotensi menjadi salah satu laga paling menegangkan di babak 16 besar.

Source: jatim.antaranews.com
Berita Terkait