Buggy dan Shanks Sama-Sama Yonko, Rivalitas Lama yang Tak Pernah Padam

Author: Redaksi Android62

Buggy dan Shanks kini sama-sama berada di jajaran Yonko, tetapi perjalanan mereka menuju puncak dunia bajak laut ditempuh lewat jalan yang sangat berbeda. Satu tumbuh lewat pengaruh dan kekuatan, sementara yang lain naik melalui rangkaian kesalahpahaman, keberuntungan, dan peran Cross Guild.

Perbedaan itu membuat hubungan keduanya tetap menarik dibaca, karena di balik status besar tersebut masih ada jejak persahabatan lama, konflik kecil, dan ambisi yang kini saling berhadapan. Dari masa muda di kapal Gol D. Roger sampai pertemuan kembali di tengah perang, dinamika Buggy dan Shanks terus berubah tanpa pernah benar-benar putus.

Jejak kebersamaan di kapal Roger

Buggy dan Shanks sama-sama pernah menjadi kru magang di kapal Oro Jackson milik Gol D. Roger. Di sana mereka tumbuh sebagai remaja yang belajar bertarung, bernavigasi, dan bertahan di laut bersama kru utama seperti Silvers Rayleigh.

Kedekatan itu menjadi dasar hubungan mereka hingga kini. Meski sering berselisih, keduanya berasal dari lingkaran yang sama sebelum memilih jalan sebagai kapten masing-masing.

Pertengkaran kecil yang jadi ciri hubungan mereka

Salah satu kisah yang paling dikenal dari keduanya adalah perdebatan soal Kutub Utara dan Kutub Selatan. Perdebatan sederhana itu kerap memanas dan berakhir dengan adu fisik sampai Rayleigh harus turun tangan melerai.

Momen tersebut menunjukkan sifat mereka yang berbeda sejak muda. Buggy dan Shanks memang kerap bertengkar, tetapi justru dinamika itulah yang membuat hubungan mereka terus diingat penggemar.

Buah Iblis yang membuat Buggy kesal

Buggy juga menyimpan rasa kesal yang kuat kepada Shanks karena insiden Bara Bara no Mi. Saat Buggy berniat menjual buah iblis itu, Shanks mengejutkannya dari belakang hingga buah tersebut tak sengaja tertelan oleh Buggy.

Akibat kejadian itu, Buggy kehilangan peluang yang diincarnya dan tidak bisa berenang seperti pengguna buah iblis pada umumnya. Sejak saat itu, ia menganggap Shanks sebagai sosok yang merusak rencananya.

Shanks justru tinggal untuk merawat Buggy

Di sisi lain, ada juga momen yang memperlihatkan sisi loyal Shanks. Ketika kru Roger hendak melanjutkan perjalanan menuju Laugh Tale, Buggy jatuh sakit demam tinggi dan Shanks memilih tinggal untuk merawatnya di sebuah pulau.

Keputusan itu membuat keduanya tidak ikut menyaksikan langsung rahasia One Piece bersama kru utama Roger. Peristiwa ini menjadi salah satu titik penting yang membentuk arah hidup mereka setelahnya.

Jalan masing-masing setelah Roger dieksekusi

Setelah eksekusi Gol D. Roger di Loguetown, Shanks sempat mengajak Buggy bergabung dengannya. Buggy menolak ajakan itu karena tersinggung dan kecewa dengan sikap Shanks yang tidak segera mengejar gelar Raja Bajak Laut.

Sejak penolakan itu, keduanya melangkah sendiri-sendiri sebagai kapten. Dari sana, hubungan mereka berubah dari rekan lama menjadi dua sosok dengan kepentingan masing-masing.

Pertemuan kembali di Marineford

Setelah lama berpisah, Buggy dan Shanks kembali bertemu di Perang Marineford. Dalam suasana perang yang penuh ketegangan, Shanks memanfaatkan Buggy untuk mengantarkan topi jerami demi membantu Trafalgar Law dan menyelamatkan Luffy.

Pertemuan itu menghadirkan warna komedi di tengah situasi genting. Buggy bahkan berani memarahi Shanks di depan umum, dan tindakan tersebut justru membuat para pengikut Buggy semakin mengaguminya.

Ambisi mereka kini bertemu di One Piece

Dalam perkembangan cerita terbaru, Shanks menyatakan niat untuk mengklaim One Piece. Buggy kemudian ikut terdorong untuk terlibat dalam perburuan harta karun terbesar itu setelah melihat langkah Shanks.

Situasi ini menempatkan mereka bukan lagi sekadar sahabat lama, melainkan pesaing yang sama-sama mengincar tujuan terbesar para bajak laut. Hubungan Buggy dan Shanks pun terus bergerak di antara nostalgia, rivalitas, dan ambisi yang kian saling berhadapan.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru