BYD M6 DM-i Menekan Banderol MPV PHEV, Jarak Tempuhnya Bisa Lebih dari 1.800 Km

Author: Redaksi Android62

BYD M6 DM-i langsung menarik perhatian karena menawarkan jarak tempuh gabungan yang diklaim bisa menembus lebih dari 1.800 kilometer. Untuk keluarga yang membutuhkan mobil harian hemat sekaligus siap dipakai perjalanan jauh, angka itu menjadi daya tarik utama.

Model ini hadir dengan pendekatan yang berbeda dari mobil listrik murni. Saat baterai menipis, mesin bensin aktif otomatis untuk membantu pengisian daya dan menjaga mobil tetap bergerak tanpa ketergantungan penuh pada infrastruktur pengisian.

Harga yang dibuat kompetitif

BYD Indonesia membuka M6 DM-i dalam lima varian dengan OTR Jakarta yang relatif agresif untuk kelas PHEV keluarga. Rentang harganya dimulai dari Rp298.000.000 dan diposisikan agar bisa menjangkau konsumen yang selama ini akrab dengan MPV bensin atau hybrid konvensional.

Berikut daftar varian dan harganya:

Varian Harga OTR Jakarta
Classic Standard Rp298.000.000
Classic Dynamic Rp318.000.000
Cross Advanced Rp360.000.000
Cross Superior 7 Rp380.000.000
Cross Captain Seat 6 Rp390.000.000

Dengan banderol tersebut, MPV plug-in hybrid ini disebut sebagai salah satu PHEV paling terjangkau di pasar Indonesia saat ini. Posisi itu membuatnya semakin relevan untuk pembeli yang ingin masuk ke elektrifikasi tanpa langsung beralih ke EV penuh.

DM-i generasi 5.0 menjadi inti penggerak

BYD M6 DM-i memakai teknologi DM generasi 5.0 yang memadukan mesin bensin 1.5 liter naturally aspirated siklus Atkinson dengan motor listrik berperforma tinggi. Mesin bensinnya menghasilkan 101 PS dan torsi 125 Nm, namun motor listrik tetap menjadi sumber tenaga utama dalam penggunaan normal.

Karakter kerja sistem ini berbeda dari hybrid konvensional. Dalam sebagian besar kondisi berkendara, motor listrik yang menggerakkan roda, sementara mesin bensin lebih sering berperan sebagai generator untuk mengisi energi baterai.

Pola tersebut membuat sensasi berkendara terasa mendekati mobil listrik. Respons akselerasinya instan, kabin terasa lebih senyap, dan perpindahan tenaga berlangsung halus tanpa hentakan berlebih.

BYD menyebut akselerasi 0-100 km/jam dapat dicapai dalam 9,1 detik. Angka itu menunjukkan efisiensi dan performa masih bisa berjalan beriringan untuk kebutuhan harian.

Jarak listrik lebih dari 100 kilometer

Sebagai PHEV, M6 DM-i mengandalkan Blade Battery Lithium Iron Phosphate atau LFP yang disebut BYD aman dan punya usia pakai panjang. Dalam pengujian WLTP, mobil ini diklaim bisa berjalan lebih dari 100 kilometer hanya dengan tenaga listrik.

Saat daya baterai menurun, mesin bensin akan aktif otomatis untuk mengisi ulang daya sekaligus membantu penggerak roda. BYD juga menyebut motor listrik mendominasi hingga 80 persen aktivitas berkendara harian, sehingga konsumsi bahan bakar bisa ditekan hingga 65 km/liter.

Jika tangki dan baterai sama-sama terisi penuh, jarak tempuh gabungan yang diklaim bisa melampaui 1.800 kilometer menjadi salah satu kartu truf utamanya. Efisiensi termal mesinnya bahkan disebut mencapai 46,06 persen, salah satu yang tertinggi di industri otomotif global saat ini.

Desain, dimensi, dan kabin keluarga

Secara tampilan, M6 DM-i berbeda dari M6 EV karena memakai grille trapesium besar untuk kebutuhan pendinginan mesin bensin. Karakter crossover juga diperkuat lewat over fender hitam di sekeliling bodi, terutama pada varian Cross yang dibuat terlihat lebih tangguh.

Meski begitu, dimensi dasarnya tetap dipertahankan. Mobil ini memiliki panjang 4.710 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.690 mm, dan wheelbase 2.785 mm.

Ukuran tersebut mendukung kabin lapang untuk tujuh penumpang, sekaligus memberi kestabilan lebih baik saat mobil melaju di kecepatan tinggi. Di bagian interior, BYD tetap mempertahankan layar sentuh rotasi elektrik 10,25 inci sebagai pusat kendali utama di dashboard.

Panoramic sunroof juga ikut dipasang untuk memberi kesan lebih lega. Fitur ini menambah kenyamanan penumpang, terutama ketika mobil dipakai bepergian jauh bersama keluarga.

Kehadiran BYD M6 DM-i memperlihatkan bahwa elektrifikasi tidak selalu harus datang dalam bentuk EV murni. Bagi keluarga Indonesia yang sering berpindah kota, PHEV seperti ini memberi fleksibilitas yang lebih realistis tanpa mengorbankan efisiensi harian.

Source: www.oto.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru