April 2026 menunjukkan perubahan selera yang cukup tegas di pasar mobil listrik Indonesia. BYD Sealion 7 langsung memimpin daftar dengan 1.793 unit, sebuah capaian yang menempatkannya di atas model-model yang sebelumnya lebih sering mencuri perhatian pembeli.
Hasil itu memberi sinyal bahwa konsumen tidak lagi hanya mengejar city car listrik. Pilihan kini bergerak ke arah SUV, MPV keluarga, dan model premium yang menawarkan jarak tempuh lebih jauh serta tampilan yang lebih kuat.
SUV dan MPV mulai mengambil alih perhatian
Sealion 7 tampil menonjol berkat format SUV listrik bergaya coupe. Kombinasi desain modern, karakter sporty, dan nuansa premium tampaknya menjadi daya tarik yang kuat di pasar Indonesia.
Model ini menggunakan baterai 82,56 kWh dengan jarak tempuh hingga 567 km. Angka tersebut membuat Sealion 7 terasa lebih relevan untuk penggunaan harian yang luas, bukan hanya perjalanan pendek di dalam kota.
Di bawahnya, BYD M6 menempati posisi kedua dengan 1.257 unit. MPV listrik ini mengandalkan kabin luas dan kursi yang fleksibel, dua hal yang dekat dengan kebutuhan keluarga Indonesia.
BYD M6 juga mendukung pengisian cepat dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Kombinasi fungsi keluarga dan efisiensi pengisian membuatnya tetap kuat di tengah persaingan yang semakin padat.
Model berkarakter kuat ikut mengisi papan atas
Chery J6 berada di posisi ketiga dengan 910 unit. Mobil ini membawa desain kotak dan nuansa petualangan yang membedakannya dari banyak SUV listrik lain yang cenderung tampil halus dan futuristis.
Karakter off-road pada Chery J6 memberi warna baru di pasar kendaraan listrik nasional. Kehadiran model ini menunjukkan bahwa pembeli mulai menerima mobil listrik dengan tampilan yang lebih berani dan tangguh.
Denza D9 menyusul di urutan keempat dengan 811 unit. MPV listrik premium ini menawarkan konfigurasi tujuh kursi, kabin mewah, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Model tersebut tampak menyasar konsumen yang mencari kendaraan nyaman untuk perjalanan jauh sekaligus penggunaan eksekutif. Capaian D9 memperlihatkan segmen premium mulai mendapat tempat yang lebih nyata.
City car masih bertahan, tetapi bukan lagi satu-satunya pilihan
Wuling Air EV menempati posisi kelima dengan 551 unit. Meski tidak lagi memimpin, model ini tetap menjadi salah satu opsi populer untuk penggunaan perkotaan.
Ukuran yang kompak, kemudahan berkendara, dan efisiensi masih menjadi modal utamanya. Jarak tempuh 200 hingga 300 km juga tetap cukup relevan bagi pembeli yang membutuhkan kendaraan listrik praktis untuk aktivitas harian.
Geely EX5 berada di posisi keenam dengan 424 unit. SUV listrik ini memakai baterai 60,22 kWh dan sanggup menempuh jarak hingga 495 km.
Model ini juga dibekali fitur keselamatan modern seperti ADAS level 2. Paket tersebut membuat Geely EX5 tampil sebagai pilihan keluarga yang menggabungkan daya jelajah dan teknologi keselamatan.
Pasar premium dan desain berbeda ikut tumbuh
Hyptec HT menyusul di posisi ketujuh dengan 276 unit. SUV listrik premium ini membawa baterai 83 kWh dan jarak tempuh lebih dari 600 km.
Salah satu daya tarik utamanya ada pada pintu model gullwing di varian tertinggi. Detail itu mempertegas bahwa pasar listrik premium di Indonesia kini tidak hanya menjual efisiensi, tetapi juga pengalaman dan pembeda desain.
Wuling Binguo EV berada di urutan kedelapan dengan 255 unit. Model ini tampil lebih stylish dibanding Air EV dan menyasar pengguna urban yang ingin desain lebih elegan tanpa kehilangan sisi praktis.
Kabinnya tergolong lega dan sudah dilengkapi dual screen. Dengan jarak tempuh hingga 333 km, Binguo EV menawarkan perpaduan gaya, kenyamanan, dan kebutuhan mobilitas harian.
Sedan dan hatchback tetap punya ruang
BYD Seal menempati posisi kesembilan dengan 183 unit. Sedan listrik ini membawa desain aerodinamis, performa tinggi, dan jarak tempuh hingga 650 km.
Karakter Seal menunjukkan bahwa sedan listrik masih punya penggemar tersendiri. Torsi besar dan pengalaman berkendara premium menjadi nilai jual utama bagi konsumen yang mencari sensasi berbeda dari SUV dan MPV.
Wuling Cloud EV menutup daftar di posisi kesepuluh dengan 156 unit. Model ini mengusung konsep hatchback atau crossover yang nyaman untuk keluarga kecil.
Cloud EV dibekali baterai 50,6 kWh dan jarak tempuh hingga 460 km. Spesifikasi itu membuatnya tetap relevan di pasar yang semakin ramai, terutama bagi pembeli yang menginginkan bodi praktis dengan kemampuan jelajah yang memadai.
