ByteDance Tegaskan Tak Masuk Bisnis Mobil, Saidou Tetap Siap Meluncur dengan AI dan Kokpit Pintar

Author: Redaksi Android62

Merek mobil Saidou tetap siap meluncur dengan bekal teknologi AI dan kokpit pintar, meski ByteDance sudah lebih dulu menepis keterlibatannya dalam proyek kendaraan itu. Perusahaan asal China tersebut menegaskan bahwa mereka tidak memproduksi mobil, tidak akan meluncurkan merek otomotif sendiri, dan tidak memiliki hubungan kepemilikan saham dengan Saidou.

Penegasan itu penting karena nama ByteDance sempat ikut terseret dalam spekulasi yang mengarah pada munculnya “mobil TikTok”. Padahal, posisi ByteDance dalam isu ini jauh lebih terbatas, yakni sebagai penyedia teknologi untuk mitra, bukan produsen kendaraan.

ByteDance luruskan posisi dan hubungan dengan Saidou

ByteDance menyampaikan bantahan resmi lewat unggahan di Weibo. Dalam pernyataannya, perusahaan menyebut kabar yang beredar tidak akurat dan menolak anggapan bahwa mereka hendak masuk ke bisnis manufaktur kendaraan.

Perusahaan juga menegaskan bahwa Saidou bukan merek mobil milik ByteDance maupun milik Doubao, layanan kecerdasan buatan di bawahnya. ByteDance turut menjelaskan bahwa tidak ada kerja sama kepemilikan saham antara dirinya dan Saidou.

Rumor “mobil TikTok” muncul dari tafsir nama Saidou

Spekulasi di publik menguat setelah Seres Group disebut ingin meluncurkan merek otomotif baru bernama Saidou Technology bersama Volcano Engine. Seres Group dan Volcano Engine diketahui telah menjalin kerja sama sejak Oktober 2025.

Nama Saidou lalu memunculkan banyak tafsir. Sebagian orang membaca nama itu sebagai gabungan “Sai” dari Seres dan “dou” dari Doubao, lalu mengaitkannya dengan ByteDance dan TikTok.

ByteDance tetap hadir di sisi teknologi, bukan di lini produksi

Meski menolak label sebagai produsen mobil, ByteDance masih memiliki peran di ekosistem otomotif. Melalui Doubao dan anak usaha lainnya, Volcano Engine, perusahaan disebut hanya menyediakan layanan teknologi bagi mitra.

Layanan itu mencakup model AI dan kokpit pintar. Tujuannya adalah membantu mitra menghadirkan pengalaman interaksi cerdas di dalam kendaraan.

Saidou tetap meluncur dengan dukungan AI

Di tengah bantahan ByteDance, Saidou tetap dijadwalkan meluncur pada 9 Juni. Kehadiran unsur AI membuat merek baru ini tetap menarik perhatian pasar, terutama karena teknologi dari Volcano Engine dan Doubao disebut akan ikut masuk ke dalamnya.

Mengutip Car News China, mobil Saidou diperkirakan membawa kemampuan AI dan kokpit pintar dari dua layanan tersebut. Namun, produk itu tidak diposisikan sebagai mobil buatan ByteDance atau kendaraan yang terhubung langsung dengan TikTok.

Latar restrukturisasi dan kondisi bisnis Landian

Saidou sendiri merupakan hasil restrukturisasi Chongqing Landian Technology, anak usaha Seres yang berganti nama pada 29 Mei. Proses itu juga disertai suntikan modal 6,67 miliar yuan atau sekitar Rp17,6 triliun dari sejumlah investor, termasuk lengan investasi strategis CATL.

Restrukturisasi dilakukan saat Seres berupaya menekan kerugian dan membenahi laporan keuangan. Sebagai merek lama, Landian disebut kesulitan bersaing di segmen SUV entry-level.

Data Car News China menunjukkan penjualan merek tersebut pada April 2026 hanya mencapai 472 unit di pasar domestik. Pangsa pasarnya tercatat sebesar 0,1 persen.

Detail lengkap tentang merek baru Saidou masih akan diumumkan pada 9 Juni. Hingga saat itu, ByteDance sudah lebih dulu memastikan bahwa spekulasi soal “mobil TikTok” tidak sesuai dengan kenyataan.

Source: www.cnnindonesia.com
Berita Terbaru