Cadillac CTS 2014 yang tengah dilelang di Philadelphia, Pennsylvania, menarik perhatian bukan karena kondisinya yang rapi, melainkan karena jejak vandalisme yang sangat mencolok. Sedan rear-wheel-drive ini ditandai mengalami kerusakan utama berupa “Vandalism” dan kini berada di yard Copart.
Bagian bodinya dipenuhi coretan bernada tuduhan pada pintu, quarter panel, hingga bagasi. Lapisan cat hitam yang semula terlihat elegan berubah menjadi permukaan yang seperti papan curhat berjalan, lengkap dengan kaca depan pecah dan spion yang tergantung lemah pada kabelnya.
Meski tampak babak belur, mobil ini masih menyimpan kondisi mekanis yang layak. Statusnya tercatat “Run and Drive”, yang berarti mesin masih bisa menyala dan mobil masih dapat bergerak dengan tenaganya sendiri.
Detail Unit yang Dilelang
| Fakta | Informasi |
|---|---|
| Model | Cadillac CTS 2014 |
| Penggerak | Rear-wheel-drive |
| Mesin | 2.0-liter turbocharged empat silinder |
| Status | Run and Drive |
| Jarak tempuh | 107.817 actual miles |
| Title | Pennsylvania Certificate of Salvage |
| Pengirim asuransi | Bristol West Insurance |
| Estimasi retail | $7,115.50 |
| Harga pembuka | $150 |
| Buy It Now | $975 |
| Jadwal lelang | July 10 |
Di atas kertas, Cadillac CTS generasi ketiga pernah dikenal sebagai alternatif yang menyenangkan untuk sedan sport Jerman saat pertama kali meluncur. Karena itu, unit ini tetap memiliki daya tarik bagi pemburu proyek yang mencari sedan mewah dengan basis mekanis yang masih hidup.
Namun, biaya pemulihan tampak tidak ringan. Windshield baru, rakitan spion, dan kemungkinan cat ulang penuh menjadi pekerjaan utama jika mobil ini ingin kembali tampil layak di jalan.
Dengan harga pembuka hanya $150 dan opsi Buy It Now sebesar $975, peluang masuk ke dunia Cadillac ini terlihat sangat murah. Meski begitu, pembeli tetap harus siap menghadapi biaya perbaikan besar akibat kerusakan kosmetik yang parah.
Bagi bengkel bodi, detailer, atau perakit proyek, kondisi seperti ini bisa jadi menarik karena memberi ruang untuk membangun ulang sebuah sedan mewah dari keadaan yang jauh dari ideal. Sementara bagi pembeli biasa, kisah mobil ini justru menjadi pengingat bahwa tidak semua kerusakan di lelang berasal dari kecelakaan, sebab drama personal juga bisa meninggalkan bekas yang sama kerasnya.







