Calvin Dores harus menjalani perawatan intensif setelah dokter menemukan gangguan serius pada jantungnya. Ia mengaku mengalami serangan dan penyumbatan jantung, hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Kondisi itu membuat aktivitasnya langsung dibatasi ketat oleh tim medis. Calvin menyebut dirinya diminta tidak banyak bergerak dan tidak boleh merasa lelah, bahkan duduk pun belum diperbolehkan karena tubuhnya masih harus terus dipantau.
Di rumah sakit, Calvin juga sudah dipasangi sejumlah alat medis. Ia mengakui dadanya masih terasa tidak nyaman, sehingga proses pemulihannya belum berjalan ringan dan ia belum bisa banyak berbicara kepada awak media.
Yang membuat kasus ini semakin mengejutkan adalah awal gejalanya. Calvin semula mengira nyeri punggung dan perut kembung yang ia rasakan beberapa hari sebelumnya hanya masuk angin, karena keluhannya terasa seperti gangguan ringan pada tubuh.
Ia menjelaskan, tanda pertama justru muncul lewat rasa tidak nyaman di punggung. Karena gejala itu umum, ia tidak langsung menduga ada masalah pada jantung, sampai rasa sakitnya tidak juga mereda dan akhirnya memaksanya mendapat perawatan rumah sakit.
Dalam momen itu, ibu Calvin lebih dulu mengantarnya ke rumah sakit. Setelah itu, istrinya menyusul menyusul ke sana untuk mendampingi proses pemeriksaan dan perawatan yang dijalaninya.
Calvin juga mengungkap bahwa riwayat penyakit jantung memang ada di keluarganya. Ia menyebut mendiang ayahnya, Deddy Dores, serta kakek dan neneknya memiliki kondisi serupa.
Faktor riwayat keluarga itu membuat pengalaman yang dialaminya terasa lebih mengkhawatirkan. Calvin mengaku tidak pernah membayangkan gangguan jantung bisa datang secepat ini, apalagi dengan gejala awal yang sempat ia kira sepele.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa masalah jantung tidak selalu muncul dengan tanda yang mudah dikenali. Dalam kasus Calvin, keluhan yang awalnya terasa seperti masuk angin justru berujung pada pemeriksaan medis serius dan pembatasan aktivitas total di rumah sakit.
Source: www.beritasatu.com






