Cara memilih telur yang benar-benar segar tidak cukup dilakukan dengan melihat warna cangkang dari luar. Kualitas telur lebih aman dinilai dari kondisi fisik, cara penyimpanan, dan informasi pada kemasan, karena telur yang tampak biasa saja tetap bisa bermasalah jika ada retakan atau disimpan pada suhu yang tidak stabil.
Salah satu langkah paling sederhana adalah memeriksa setiap butir telur satu per satu. Cangkang yang baik harus mulus, utuh, dan tidak retak sedikit pun, sebab retakan kecil dapat menjadi jalan masuk bakteri ke dalam telur.
Setelah itu, perhatian bisa diarahkan ke label pada kemasan. Tanggal sell-by atau kedaluwarsa menjadi penanda penting untuk memastikan telur dibeli masih dalam masa aman, sementara telur yang disimpan dengan baik di kulkas masih bisa bertahan empat hingga lima minggu setelah tanggal pengemasan.
Penyimpanan sejak di toko juga ikut menentukan mutu telur yang dibawa pulang. Telur sebaiknya diambil dari lemari pendingin, bukan dari rak bersuhu ruangan, lalu segera dipindahkan ke bagian dalam kulkas agar suhunya tetap stabil.
Rak pintu kulkas bukan tempat terbaik untuk menyimpan telur. Bagian itu lebih mudah mengalami perubahan suhu setiap kali pintu dibuka, sehingga kualitas telur lebih cepat turun dibandingkan jika disimpan di bagian dalam.
Di sisi lain, label seperti organic, free-range, cage-free, dan pasture-raised memberi gambaran tentang cara ayam dibesarkan. Telur organik berarti ayam memiliki akses ke luar ruangan dan diberi pakan tanpa pestisida, sedangkan pasture-raised menandakan ayam punya ruang lebih luas untuk bergerak di padang rumput.
Pemahaman terhadap label ini membantu pembeli menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan gizi maupun prinsip hidup masing-masing. Pilihan terbaik bisa berbeda pada tiap orang, tergantung prioritas dan anggaran yang tersedia.
Jenis telur juga dapat memengaruhi kandungan gizinya. Telur organik cenderung memiliki lebih banyak lemak tak jenuh dan vitamin dibanding telur konvensional, sementara telur pasture-raised biasanya memiliki kandungan antioksidan dan omega-3 yang lebih tinggi menurut beberapa penelitian.
Ada pula telur yang diperkaya omega-3 karena ayam diberi pakan khusus, seperti minyak ikan. Omega-3 dikenal bermanfaat untuk kesehatan jantung dan membantu menjaga keseimbangan kadar kolesterol dalam darah.
Jika setelah membeli masih muncul keraguan, kesegaran telur bisa dicek lagi dengan cara sederhana di rumah. Cukup siapkan mangkuk berisi air dingin, lalu masukkan telur secara perlahan untuk melihat hasilnya.
Hasil uji apung ini cukup mudah dibaca. Telur yang tenggelam dan berbaring rata di dasar menandakan kondisi yang masih sangat segar, sedangkan telur yang tenggelam tetapi berdiri tegak masih aman dimakan namun sebaiknya segera digunakan.
Sebaliknya, telur yang mengapung sebaiknya tidak dikonsumsi karena menandakan telur sudah terlalu tua. Cara ini praktis karena kondisi bagian dalam telur bisa diperkirakan tanpa perlu memecahkan cangkangnya.
Source: www.beautynesia.id






