Rahasia Seprai Linen Tetap Lembut, Cara Mencucinya Ternyata Tidak Boleh Sembarangan

Author: Redaksi Android62

Seprai linen bisa cepat kehilangan kenyamanan jika dicuci dengan cara yang salah. Seratnya memang kuat, tetapi bahan ini tetap membutuhkan perlakuan lembut agar tidak cepat kasar, kusut, atau menyusut.

Karena itu, pengaturan cuci dan pengeringan menjadi penentu utama umur pakainya. Jika suhu terlalu tinggi atau proses terlalu berat, tekstur linen dapat berubah dan daya tahannya ikut menurun.

Perawatan yang paling aman

Langkah pertama selalu dimulai dari label perawatan. Seprai sebaiknya dikibaskan lebih dulu agar tidak mudah kusut, lalu dimasukkan longgar ke dalam mesin cuci.

Seprai linen juga sebaiknya dicuci bersama warna yang serupa. Heather Asker, manajer merchandising dan pemasaran di Bella Notte Linens, mengingatkan agar linen tidak dicampur dengan barang berat seperti jeans atau pakaian yang memiliki resleting karena bisa merusak kain.

Deterjen yang digunakan sebaiknya lembut dan ringan. Pelembut pakaian juga dapat dipakai untuk membantu mengurangi kekakuan pada serat alami linen.

Suhu air ikut berpengaruh pada hasil akhir. Seprai linen lebih aman dicuci dengan air dingin atau hangat, lalu diputar pada siklus rendah agar kerutan dalam tidak mudah terbentuk.

Langkah Pengaturan yang disarankan
Pencucian Air dingin atau hangat, siklus rendah
Deterjen Lembut dan ringan
Campuran cucian Warna serupa, tanpa jeans atau pakaian berresleting
Pengeringan Suhu rendah atau diangin-anginkan

Seberapa sering perlu dicuci

Frekuensi mencuci juga menentukan umur seprai linen. Southern Living menyebut seprai linen idealnya dicuci setiap dua minggu sekali.

Namun, jadwal itu perlu dipercepat pada kondisi tertentu. Jika penghuni rumah memiliki alergi atau eksim, sering berbagi tempat tidur dengan hewan peliharaan, atau tinggal di iklim panas dan lembap, pencucian setiap satu minggu sekali dinilai lebih tepat.

Sammy Wang, ilmuwan pencucian di P&G Fabric Care, juga menyarankan pencucian mingguan agar serat tekstil tetap bersih dan terawat. Ia menekankan perhatian ekstra dibutuhkan bila penghuni rumah sering berkeringat atau tidur bersama hewan peliharaan pada beberapa malam.

Cara mengeringkan agar tidak menyusut

Setelah dicuci, tahap pengeringan perlu dilakukan dengan lebih hati-hati. Linen memang bisa masuk mesin pengering, tetapi hanya dengan pengaturan suhu rendah.

Pengeringan yang berlebihan dapat memicu penyusutan dan membuat linen terasa kasar dari waktu ke waktu. Karena itu, cara paling aman adalah mengeringkannya dengan diangin-anginkan.

Anthony Sullivan, juru bicara OxiClean, menyebut metode terbaik untuk seprai linen adalah diangin-anginkan. Ia juga menjelaskan metode gabungan bisa dipakai, yakni mengeringkan lebih dulu dengan mesin pengering lalu menjemurnya saat masih lembap di bawah sinar matahari tidak langsung sampai benar-benar kering.

Dengan langkah yang tepat, seprai linen bisa tetap lembut dan nyaman dipakai dalam jangka panjang. Kuncinya ada pada frekuensi mencuci yang sesuai, deterjen yang lembut, suhu air yang aman, putaran rendah, dan pengeringan yang tidak membuat seratnya cepat rapuh.

Source: www.idntimes.com
Berita Terbaru