Carragher Kepung Salah Dengan Perbandingan Ronaldo, Kritik Terbuka Ini Dinilai Mengganggu Liverpool

Author: Redaksi Android62

Jamie Carragher melihat komentar terbuka Mohamed Salah sebagai sinyal yang mengganggu ketenangan Liverpool. Ia bahkan menilai sikap sang penyerang mirip dengan Cristiano Ronaldo ketika situasi di Manchester United mulai retak.

Penilaian itu muncul setelah Salah menyuarakan kekecewaannya terhadap klub dan Arne Slot melalui media sosial. Dalam pernyataannya, Salah meminta Liverpool kembali ke gaya bermain menyerang yang ia sebut “heavy metal” dan menegaskan bahwa identitas itu harus dipulihkan.

Sorotan terhadap komentar Salah makin besar karena perannya di tim juga tengah dipertanyakan. Ia beberapa kali dicadangkan, sehingga ucapannya langsung dibaca sebagai tanda adanya ketegangan antara pemain bintang dan staf pelatih.

Carragher tidak melihat langkah itu sebagai bentuk kepedulian biasa. Legenda Liverpool tersebut menilai Salah lebih mengutamakan kepentingan pribadi daripada kebutuhan tim secara keseluruhan.

Carragher tarik paralel dengan Ronaldo

Kritik Carragher menjadi lebih tajam ketika ia menyamakan situasi Salah dengan Ronaldo di periode keduanya bersama Manchester United. Menurutnya, pola yang muncul terasa serupa karena Ronaldo juga sempat tersingkir dari skuad utama sebelum menyerang manajer Erik ten Hag dan menyalahkan klub.

Carragher mengatakan kepada Sky Sports bahwa ia sudah memperkirakan momen seperti ini akan meledak menjelang akhir musim. Ia menyebut Salah seperti menjatuhkan “bom” dengan kritik terbukanya, sesuatu yang mengingatkannya pada langkah Ronaldo saat meninggalkan Manchester United.

Ia juga mengaku semula mengira Salah akan segera melupakan situasi itu dan bergerak maju. Namun yang terjadi justru sebaliknya, karena komentar sang pemain terus menyedot perhatian dan memancing perdebatan luas.

Waktu komentar jadi sorotan

Bagi Carragher, masalahnya bukan hanya isi keluhan Salah. Ia menilai waktu kemunculan komentar itu tidak tepat karena Liverpool sedang berada dalam fase penting dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan.

Dalam pandangan Carragher, klub justru membutuhkan ketenangan dan fokus penuh di lapangan. Karena itu, ia menganggap pernyataan terbuka Salah tidak membantu menjaga suasana tim tetap stabil.

Situasi ini membuat hubungan antara pemain paling berpengaruh dan staf pelatih kembali menjadi pusat perhatian. Ucapan Salah tentang gaya bermain Liverpool kini dibaca bukan sekadar sebagai opini, melainkan sebagai sinyal ketidakpuasan yang lebih dalam.

Bayangan kisah Ronaldo kembali muncul

Perbandingan dengan Ronaldo membuat reaksi terhadap Salah terasa lebih berat. Pada musim 2022/23, Ronaldo mengaku sakit hati kepada Ten Hag karena kerap dicadangkan dan hanya menjadi cameo.

Ronaldo kemudian meninggalkan Manchester United pada awal 2023 dan bergabung dengan Al Nassr. Setelah pergi, ia melontarkan kritik keras kepada klub lamanya, termasuk pernyataan bahwa United belum berubah lebih baik sejak kedatangannya pada 2003.

Ia juga mengatakan Ten Hag tidak mengerti apa pun soal sepakbola. Rangkaian kejadian itu membuat Carragher melihat adanya kemiripan kuat dengan situasi yang kini melibatkan Salah di Liverpool.

Bagi Liverpool, persoalan ini kini melampaui satu unggahan di media sosial. Yang ikut dipertaruhkan adalah harmoni ruang ganti, posisi Salah di bawah Slot, dan cara klub merespons kritik dari salah satu nama terbesarnya.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru