CB400 Super Four E-Clutch Kembali, Mesin 4-Silinder Honda Makin Mudah Dipakai

Honda menghidupkan kembali nama besar CB400 Super Four melalui versi E-Clutch yang meluncur di Jepang. Kehadirannya menonjol karena motor ini tetap mempertahankan karakter 4-silinder legendaris, tetapi kini dibekali teknologi yang membuatnya lebih mudah dipakai harian.

Perubahan paling penting ada pada sistem Transmisi E-Clutch. Teknologi ini mengotomatisasi fungsi kopling secara elektronik, sehingga pengendara bisa naik-turun gigi, berhenti, dan mulai berjalan tanpa perlu menarik tuas kopling di setang.

Meski demikian, Honda tetap memberi opsi kontrol manual kapan saja. Pendekatan ini membuat motor tersebut masih bisa menghadirkan sensasi berkendara konvensional bagi pengendara yang menginginkannya.

Mesin 399 cc 4-silinder masih jadi daya tarik utama

Di balik pembaruan teknologinya, CB400 Super Four E-Clutch masih mengandalkan mesin 399 cc, DOHC, 4-silinder segaris, berpendingin cairan. Tenaganya mencapai 58 PS dengan torsi puncak 38 Nm, sebuah kombinasi yang menjaga identitas khas motor naked sport kelas menengah ini.

Honda juga melengkapi motor tersebut dengan throttle-by-wire, empat mode berkendara, panel instrumen TFT layar warna, dan konektivitas smartphone melalui Honda RoadSync. Paket ini menegaskan bahwa model baru ini tidak hanya bertahan lewat nama besar, tetapi juga lewat perangkat elektronik yang lebih lengkap.

Tampilan klasik tetap dijaga, bagian belakang dibuat lebih rapi

Secara desain, CB400 Super Four E-Clutch masih membawa garis keluarga CB Series. Lampu depan bulat ikonik dipertahankan, tetapi kini menggunakan teknologi full LED.

Honda juga mengubah sektor belakang dengan mengganti suspensi ganda konvensional menjadi monoshock. Selain memberi kesan lebih bersih, pengaturan ini disebut membantu kestabilan berkendara.

Spesifikasi UtamaCB400 Super Four E-Clutch
Mesin399 cc, DOHC, 4-silinder segaris, pendingin cairan
Tenaga maksimum58 PS
Torsi puncak38 Nm
Fitur utamaTransmisi E-Clutch, throttle-by-wire, 4 mode berkendara, TFT, Honda RoadSync

Dimensi dan rangka dibuat pas untuk pengendara Asia

Motor ini menggunakan rangka Steel Diamond Frame yang dipadukan dengan swingarm aluminium ringan. Honda menyebut kombinasi tersebut membuatnya tetap nyaman bermanuver dan terasa sesuai untuk postur tubuh pengendara Asia.

DimensiCB400 Super Four E-Clutch
Panjang2.110 mm
Lebar770 mm
Tinggi1.085 mm
Wheelbase1.405 mm
Tinggi jok780 mm

Dimensi tersebut membuat motor ini tetap berada di jalur motor sport menengah yang ramah dipakai sehari-hari. Tinggi jok 780 mm juga memberi gambaran bahwa Honda masih menjaga aksesibilitasnya untuk banyak pengendara.

Untuk pasar Jepang, Honda CB400 Super Four E-Clutch dibanderol 998.800 Yen atau sekitar Rp 112 jutaan. Harga itu dinilai kompetitif jika melihat mesin 4-silinder, teknologi E-Clutch, serta fitur elektronik yang dibawanya.

Motor ini dijadwalkan mulai dipasarkan melalui jaringan Honda Dream di Jepang pada 21 Agustus 2026. Di tengah pasar yang semakin didominasi mesin 2-silinder, kehadiran model ini menunjukkan bahwa Honda masih melihat ruang yang kuat untuk mesin 4-silinder di kelas 400 cc.

Berita Terkait