Cegah Muntah Bulu Berulang Pada Kucing, Begini 4 Langkah Praktis yang Bisa Dilakukan

Frekuensi hairball yang terlalu sering sebaiknya tidak dianggap hal biasa. Pada kondisi tertentu, muntah bulu bisa muncul berulang, bahkan disertai mual, batuk-batuk, sembelit, diare, perubahan nafsu makan, penurunan berat badan, hingga kucing tampak lemas.

Hairball terbentuk saat kucing menjilat bulunya untuk membersihkan diri, lalu bulu mati ikut tertelan dan masuk ke saluran pencernaan. Sebagian bulu memang bisa keluar bersama feses, tetapi sisanya dapat tertahan di lambung karena keratin tidak dapat dipecah oleh enzim pencernaan.

Kenali tanda dan pola yang perlu dicermati

Hairball tidak selalu tampak seperti bola bulu yang bulat. Muntahannya sering berbentuk lonjong dan terasa lunak, sehingga pemilik kucing kadang tidak langsung menyadarinya sebagai hairball.

Gejala awal juga bisa muncul sebelum muntah terjadi. Kucing dapat terlihat gelisah, batuk-batuk, atau mengalami kontraksi perut ketika tubuhnya berusaha mengeluarkan gumpalan bulu dari dalam lambung.

Langkah paling dasar: sisir bulu secara rutin

Salah satu cara paling sederhana untuk menekan risiko hairball adalah menyisir bulu secara teratur. Kebiasaan ini membantu mengangkat bulu rontok sebelum sempat tertelan saat kucing melakukan grooming mandiri.

Bulu mati akan tertahan di sisir dan bisa dibuang, sehingga peluang penumpukan di pencernaan ikut berkurang. Frekuensi menyisir tidak harus sama pada semua kucing karena bergantung pada jenis kucing, aktivitas, dan seberapa banyak bulu yang rontok.

Dukungan dari pakan juga berperan

Makanan yang diformulasikan untuk kesehatan bulu dan kulit dapat membantu mengurangi kerontokan sekaligus mendukung keluarnya bulu dari sistem pencernaan. Produk khusus hairball biasanya memiliki kandungan serat lebih tinggi, sehingga dapat membantu menurunkan frekuensi terbentuknya bola rambut.

Makanan basah juga sering direkomendasikan karena kandungan airnya membantu pencernaan bekerja lebih lancar. Hidrasi yang baik membuat bulu yang tertelan lebih mudah bergerak melalui saluran pencernaan dan keluar bersama kotoran.

Suplemen dan perawatan bulu perlu disesuaikan

Suplemen khusus bulu dan kulit dapat dipertimbangkan untuk mendukung kesehatan pencernaan atau menguatkan bulu. Namun, pemberiannya tidak boleh sembarangan karena kebutuhan setiap kucing berbeda.

Langkah yang paling aman adalah berkonsultasi dengan dokter hewan lebih dulu. Cara ini membantu memastikan suplemen yang dipilih sesuai dengan kondisi kucing dan tidak memunculkan masalah baru.

Waspadai kebiasaan over-grooming

Kucing yang terlalu sering menjilat bulunya bisa memiliki pemicu tertentu, misalnya stres atau bosan. Karena itu, pemilik perlu mencari penyebab over-grooming dan membantu menguranginya, termasuk bila perlu meminta dokter hewan menilai kondisi yang mendasarinya.

Pemangkasan bulu secara rutin juga bisa membantu. Bulu yang lebih pendek mengurangi peluang bulu rontok tertelan saat grooming, sementara bulu lama yang rusak dapat tergantikan oleh pertumbuhan bulu baru yang lebih sehat.

Perhatikan kebiasaan makan rumput dan tanda yang tidak normal

Sebagian kucing makan rumput ketika merasa ada gumpalan bulu di perut. Rumput dapat merangsang kucing untuk memuntahkan hairball agar bulu tidak menyumbat saluran pencernaan, tetapi rumput yang dimakan harus aman dan bebas pestisida.

Kondisi ini perlu lebih diwaspadai bila hairball muncul terlalu sering, bahkan lebih dari sekali sehari. Pemeriksaan juga penting jika muntah berulang disertai tersedak, mual, sembelit, diare, perubahan nafsu makan, penurunan berat badan, atau kucing tampak lemas.

Dalam kondisi normal, bulu yang tertelan bisa keluar bersama feses dalam waktu pencernaan sekitar 7—12 jam. Jika jumlah bulu yang masuk lebih banyak, prosesnya dapat memakan waktu 24—48 jam.

Source: www.idntimes.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer