LiDAR dan EREV Jadi Andalan Chery iCar V25, SUV Boxy Ini Beda Jalur

Chery iCar V25 langsung mencuri perhatian karena membawa kombinasi yang jarang muncul dalam satu paket, yakni sensor LiDAR dan sistem Extended Range Electric Vehicle atau EREV. Perpaduan itu membuat SUV boxy ini tampil bukan hanya sebagai kendaraan bergaya petualang, tetapi juga sebagai model elektrifikasi yang menonjol di tengah persaingan yang makin padat.

Melalui data dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China atau MIIT, arah pengembangan iCar V25 terlihat jelas mengarah ke konsumen muda yang aktif dan gemar aktivitas luar ruang. Chery mencoba menawarkan mobil dengan tampilan tangguh, teknologi bantuan berkendara, dan efisiensi yang tetap terjaga untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh.

Teknologi bantuan berkendara yang menjadi pembeda

Bagian yang paling menonjol pada iCar V25 ada pada sensor LiDAR yang terintegrasi dengan sistem Advanced Driver Assistance Systems atau ADAS. Dukungan ini membuka fitur parkir otomatis, navigasi jalan raya, serta asisten mengemudi interaktif untuk membantu kenyamanan dan keamanan selama perjalanan.

Pada sektor eksterior, Chery juga memberi ruang personalisasi yang cukup luas. Pabrikan menyediakan opsi variasi penempatan logo serta pilihan untuk menghilangkan active air intake grille, sehingga karakter visual mobil ini bisa disesuaikan dengan selera konsumen.

Ukuran kompak, bentuk tetap tegas

Secara dimensi, iCar V25 memiliki panjang 4.636 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.855 mm. Wheelbase-nya mencapai 2.820 mm, dengan konfigurasi 5-seater, overhang depan 736 mm, dan overhang belakang 1.080 mm.

Desainnya dibuat sangat fungsional lewat gril tertutup, panel blind window di sisi bodi, pintu bagasi belakang yang membuka ke samping, serta kompartemen penyimpanan eksternal bergaya ransel kotak. Ciri-ciri itu membuat kesan off-road tetap kuat tanpa meninggalkan nuansa modern.

SpesifikasiChery iCar V25
Panjang4.636 mm
Lebar1.920 mm
Tinggi1.855 mm
Wheelbase2.820 mm
Konfigurasi5-seater
Overhang depan736 mm
Overhang belakang1.080 mm

Masuk ke jalur EREV dengan efisiensi rendah konsumsi

Di balik tampilan kotak dan gagahnya, iCar V25 mengandalkan mesin 1.5 turbo sebagai generator dalam sistem EREV. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 115 kW atau daya bersih 105 kW.

Energi listriknya berasal dari baterai lithium iron phosphate berkapasitas 33,679 kWh buatan Hefei Guoxuan High-Tech. Dengan paket ini, mobil diklaim mampu menempuh 145 hingga 150 kilometer dalam mode listrik murni.

Dokumen MIIT juga mencatat konsumsi bahan bakarnya berada di kisaran 1,52 liter hingga 1,54 liter per 100 kilometer. Artinya, mobil ini tetap disiapkan untuk efisiensi penggunaan sehari-hari tanpa sepenuhnya bergantung pada daya baterai.

Siap menarik beban dan tetap menjaga utilitas

Chery menyiapkan opsi tow hitch package bagi konsumen yang membutuhkan kemampuan menarik beban. Dengan paket itu, iCar V25 sanggup menarik hingga 1.800 kg, meski sudut jelajah belakang turun dari 24 derajat menjadi 15 derajat.

Approach angle tetap berada di angka 28 derajat, sementara bobot kosong naik dari 2.221 kg menjadi 2.240 kg. Berat kotor kendaraan tercatat 2.720 kg, dengan kecepatan maksimum 180 km/jam, sehingga posisinya jelas diarahkan sebagai SUV elektrifikasi yang tidak hanya efisien tetapi juga serbaguna.

Untuk sistem pengereman, mobil ini mengandalkan teknologi WBTL WCBS 2.0 dari Wuhu Bethel. Dengan seluruh detail tersebut, Chery iCar V25 hadir sebagai SUV kompak elektrifikasi yang memadukan gaya petualang, bantuan berkendara modern, dan utilitas yang masih diperhitungkan.

Source: www.liputan6.com
Berita Terkait