Pasar mobil listrik Indonesia akan kedatangan lawan baru di segmen hatchback. Chery menyiapkan model Q untuk meluncur pada 18 Mei dan langsung diarahkan menghadapi Geely EX2.
Langkah ini penting karena Chery selama ini lebih kuat dikenal lewat lini SUV. Di Indonesia, merek asal China itu sudah menjual J6 dan E5 yang sama-sama berformat SUV, sehingga kehadiran hatchback listrik menjadi perubahan arah yang cukup jelas.
Masuk dengan nama yang berbeda
Mobil yang dibawa ke Indonesia sebenarnya adalah QQ3, tetapi nama yang dipakai di pasar lokal disebut akan menjadi Q. Perubahan nama ini membuat model tersebut tampil dengan identitas yang lebih sederhana saat resmi masuk pasar Tanah Air.
Sebelum Indonesia, Thailand lebih dulu menjadi negara pertama di luar China yang mendapatkan model ini. Kehadirannya di negara tersebut menunjukkan bahwa QQ3 memang sudah disiapkan untuk pasar luar negeri.
Di negara asalnya, QQ3 juga disebut bukan model yang datang tanpa perhatian. Setelah diluncurkan, mobil ini mendapat sambutan besar dan sudah dipesan lebih dari 55 ribu unit.
Langsung bertemu Geely EX2
Di Indonesia, Chery Q akan masuk ke segmen yang sudah lebih dulu diisi Geely EX2. Keduanya sama-sama hatchback listrik dan juga pernah saling berhadapan di pasar asal mereka.
Situasi ini membuat persaingan di kelas tersebut berpotensi ketat sejak awal. Chery disebut perlu menyiapkan harga yang lebih terjangkau bila ingin menekan EX2 dan menarik lebih banyak konsumen.
Bagi pasar, kehadiran Q menambah pilihan mobil listrik yang berukuran kompak. Segmen ini bisa menjadi alternatif bagi pembeli yang mencari kendaraan praktis dengan format hatchback.
Strategi baru di luar kubu SUV
Masuknya Q juga memperlihatkan bahwa Chery tidak hanya bertumpu pada SUV untuk membangun bisnis BEV di Indonesia. Model hatchback listrik memberi sinyal bahwa pasar mobil listrik masih menyimpan ruang untuk model yang lebih kecil dan ringkas.
Portofolio Chery di pasar lokal selama ini memang masih terkonsentrasi pada SUV. Kehadiran Q menjadi upaya untuk memperluas citra produk mereka agar tidak hanya identik dengan satu jenis bodi saja.
Di sisi lain, pasar EV di Indonesia kini makin padat dan terus bergerak. Dalam kondisi seperti itu, Chery perlu membaca selera konsumen dengan lebih tepat agar Q bisa menemukan posisinya sendiri.
Nama QQ sendiri juga punya nilai tersendiri di Indonesia karena pernah dipakai pada mobil Chery lama yang dulu sempat dijual di Tanah Air. Kembalinya nama tersebut dalam bentuk Q ikut membuat langkah Chery ini terasa lebih menarik untuk dicermati.
Source: ridertua.com