Chery Ungkap Penyebab Tiggo Cross CSH Terbakar di Bandung, Bukan dari Komponen Mobil

Hasil pemeriksaan atas insiden terbakarnya Chery Tiggo Cross CSH di Kabupaten Bandung Barat menunjukkan tidak ada indikasi kegagalan pada komponen, suku cadang, maupun sistem kendaraan. PT Chery Sales Indonesia menyebut sumber api berasal dari faktor eksternal yang berada di bawah mobil, bukan dari kendaraan itu sendiri.

Perusahaan menjelaskan, titik awal api diduga berasal dari kain perca yang tertinggal di area bawah mobil, tepatnya di dekat lower arm. Lokasi itu berdekatan dengan exhaust manifold yang bersuhu sangat tinggi saat kendaraan beroperasi, sehingga memicu percikan api yang kemudian berkembang menjadi kebakaran.

Awal kejadian di Jalan Cihanjuang

Insiden tersebut menimpa sebuah Tiggo Cross CSH warna Black Platinum milik Lisa, 52 tahun. Mobil itu dilaporkan terbakar saat dikemudikan di Jalan Cihanjuang No. 1, Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu, 4/7/2026 sekitar pukul 13.30 WIB.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima www.liputan6.com, Chery menegaskan bahwa pemeriksaan menyeluruh tidak menemukan kerusakan pada kendaraan yang dapat dikaitkan dengan sumber api. Temuan ini sekaligus meredam spekulasi yang sempat berkembang di media sosial.

Informasi UtamaKeterangan
Model kendaraanChery Tiggo Cross CSH
Warna unitBlack Platinum
PemilikLisa, 52 tahun
Lokasi kejadianJalan Cihanjuang No. 1, Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat
Waktu kejadianSabtu, 4/7/2026 sekitar pukul 13.30 WIB
Hasil investigasiTidak ditemukan indikasi kegagalan komponen, suku cadang, maupun sistem kendaraan

Respons cepat setelah laporan diterima

Chery mengatakan telah menghubungi konsumen sejak 4 Juli 2026 dan langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait setelah laporan masuk. Unit kendaraan kemudian diamankan ke diler resmi terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Perusahaan juga memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Selama proses penyelesaian berlangsung, Chery menyediakan bantuan penanganan dan kendaraan pengganti bagi pemilik mobil.

Lisa juga menyampaikan bahwa komunikasi dengan Chery Sales Indonesia berjalan baik. Ia menilai proses yang dilakukan perusahaan membuat situasi lebih tenang, terutama setelah hasil pemeriksaan disampaikan secara menyeluruh dan transparan.

Langkah lanjutan dan evaluasi internal

Setelah hasil investigasi diumumkan, Chery menyatakan akan memperkuat edukasi mengenai perawatan kendaraan yang tepat agar keamanan dan keselamatan berkendara tetap terjaga. Perusahaan juga menyiapkan evaluasi terhadap proses kerja di jaringan layanan resmi.

Langkah itu mencakup penguatan standar operasional serta pelatihan ulang bagi seluruh personel. Chery menargetkan pemeriksaan, perawatan, dan penanganan kendaraan dapat berjalan lebih ketat, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam pernyataan resminya, Chery menegaskan keselamatan dan kepuasan konsumen tetap menjadi prioritas utama. Perusahaan berharap penguatan prosedur dan kapabilitas personel dapat menjaga kepercayaan pelanggan setelah insiden yang sempat ramai diperbincangkan tersebut.

Source: www.liputan6.com
Berita Terkait