Chip M4 Bikin MacBook Air 15 Inci Naik Kelas, Tetap Tipis, Ringan, dan Senyap

Chip M4 menjadi alasan utama mengapa MacBook Air 15 inci terbaru terasa jauh lebih serius dibanding generasi sebelumnya. Dengan CPU hingga 10-core dan GPU hingga 10-core, laptop ini diposisikan bukan lagi hanya untuk kebutuhan ringan, tetapi juga untuk pekerjaan yang menuntut tenaga lebih besar.

Peningkatan itu tetap dibawa ke dalam bodi yang tipis dan ringan. Apple masih mempertahankan karakter utama MacBook Air, sehingga perangkat ini tetap nyaman dibawa untuk mobilitas harian tanpa meninggalkan kesan premium.

Tenaga naik, karakter tetap senyap

Salah satu hal yang paling menonjol dari MacBook Air M4 15 inci adalah cara Apple menaikkan performa tanpa mengorbankan ketenangan kerja. Laptop ini tetap hadir tanpa kipas, sehingga operasinya nyaris tanpa suara.

Karakter fanless tersebut membuatnya menarik untuk pengguna yang sering bekerja di ruang tenang. Di saat yang sama, performanya disebut makin dekat ke kelas profesional meski masih berada di keluarga MacBook Air.

Layar lebih lega untuk kerja dan hiburan

Ukuran 15,3 inci memberi ruang yang lebih luas untuk aktivitas harian. Layar Liquid Retina pada perangkat ini juga menawarkan tampilan yang tajam, kaya warna, dan mendukung hingga miliaran warna.

Apple turut menyertakan teknologi True Tone agar tampilan terasa lebih nyaman di berbagai kondisi. Bagi pengguna yang sering membuka banyak jendela sekaligus, area kerja yang lebih besar jelas memberi nilai tambah.

Masih ringan untuk dibawa ke mana saja

Meski membawa layar yang lebih besar, desain bodi MacBook Air M4 15 inci tetap ramping. Bentuknya tidak terasa bulky dan masih menjaga identitas MacBook Air sebagai laptop yang mudah dibawa.

Bobotnya juga tetap nyaman untuk mendukung pekerja mobile dan pelajar. Apple bahkan memberi sentuhan penyegaran lewat pilihan warna baru seperti sky blue.

Cocok untuk editing dan multitasking

Peningkatan performa dari chip M4 membuat laptop ini lebih siap menangani tugas yang lebih berat. Editing foto, editing video, dan multitasking menjadi skenario yang lebih cocok untuk perangkat ini dibanding generasi sebelumnya.

Neural Engine di dalamnya juga disebut meningkat drastis untuk mendukung fitur berbasis AI. Hal ini membuat MacBook Air M4 15 inci terasa lebih relevan bagi kebutuhan kerja modern yang semakin bergantung pada pemrosesan cerdas.

Baterai dan konektivitas ikut dibuat lengkap

Daya tahan baterai tetap menjadi salah satu daya tarik utama. MacBook Air M4 diklaim mampu bertahan hingga belasan jam dalam penggunaan normal, sehingga lebih leluasa dipakai sepanjang hari.

Dari sisi konektivitas, perangkat ini dibekali port Thunderbolt 4 dan MagSafe. Ada juga dukungan hingga beberapa layar eksternal, kamera 12 MP dengan fitur Center Stage, serta Wi-Fi 6E dan Bluetooth terbaru.

Harga premium untuk kelas yang lebih matang

Untuk pasar global, MacBook Air M4 15 inci dibanderol mulai sekitar USD 1.199. Di Indonesia, harganya bervariasi tergantung konfigurasi memori dan penyimpanan.

Dengan kombinasi desain tipis, layar besar, baterai tahan lama, dan chip M4 yang jauh lebih kuat, posisi perangkat ini tetap berada di kelas premium. MacBook Air 15 inci pun menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan laptop ringan, tetapi tidak lagi ingin berkompromi pada tenaga.

Source: yoursay.suara.com
Berita Terkait