Chip Thus Anker Pangkas Daya AI, Earbud Pertama Ini Andalkan Clear Calls yang Lebih Bersih

Author: Redaksi Android62

Anker menyiapkan earbud nirkabel baru yang dibekali chip Thus untuk menjalankan AI langsung di perangkat. Langkah ini menarik perhatian karena earbud termasuk perangkat yang paling sulit dipasangi pemrosesan AI on-device, terutama karena ukuran yang sangat kecil, baterai terbatas, dan potensi panas yang harus tetap aman di dekat telinga.

Fokus utama chip Thus ada pada efisiensi daya, bukan sekadar menambah kemampuan pintar. Anker merancangnya agar beban kerja AI bisa ditangani di perangkat dengan sumber daya minimal, sehingga fitur cerdas tetap bisa berjalan tanpa membuat konsumsi baterai melonjak terlalu tinggi.

Pendekatan compute-in-memory

Salah satu inti dari Thus adalah desain compute-in-memory. Metode ini memproses data lebih dekat ke area memori, sehingga perpindahan data bolak-balik antara prosesor dan memori bisa ditekan.

Anker menilai perpindahan data itu sangat boros daya. Perusahaan menyebut proses tersebut dapat menyumbang lebih dari 90% konsumsi daya pada solusi lain, sehingga pengurangan di sisi ini menjadi kunci agar AI di perangkat kecil tetap masuk akal untuk pemakaian harian.

Dalam konteks earbud, efisiensi seperti ini menjadi sangat penting. Perangkat tidak punya ruang untuk baterai besar dan juga tidak bisa mengandalkan pendinginan agresif, jadi chip harus bekerja cerdas agar tetap nyaman dipakai dalam waktu lama.

Earbud jadi medan uji paling sulit

Pemilihan earbud sebagai perangkat pertama dengan Thus bukan langkah yang umum. Kategori ini menuntut perangkat yang ringkas, nyaman, dan tahan dipakai, tetapi di saat yang sama harus menjaga daya tahan baterai tetap stabil.

Android Authority menyoroti earbud sebagai target yang sangat sulit untuk AI on-device. Alasannya berkaitan dengan keterbatasan fisik, baterai mini, serta kebutuhan menjaga suhu perangkat agar tetap aman bagi pengguna.

Karena itu, earbud pertama berbasis Thus dapat dilihat sebagai pembuktian awal dari teknologi ini. Jika chip tersebut mampu bekerja baik di perangkat sekecil itu, peluang penerapannya ke produk lain akan menjadi lebih besar.

Fitur Clear Calls jadi sorotan

Di antara kemampuan yang sudah diperlihatkan, Clear Calls menjadi fitur yang paling menonjol. Fitur ini memakai Environmental Noise Cancellation berbasis large neural network untuk menyaring suara latar dengan lebih selektif.

Tujuannya adalah menjaga percakapan tetap jelas meski pengguna berada di lingkungan bising. Pendekatan seperti ini diarahkan untuk melampaui algoritma dasar yang biasanya digunakan pada perangkat audio dengan kemampuan pemrosesan lebih sederhana.

Untuk mendukungnya, Anker menyiapkan susunan sensor yang cukup serius untuk ukuran earbud. Perangkat itu disebut membawa delapan mikrofon MEMS dan dua pickup bone-conduction yang bekerja bersama chip Thus.

Kombinasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas panggilan. Anker bahkan berharap hasilnya bisa berada di kelas teratas, meski penilaian nyata tentu baru bisa dilakukan setelah produk resmi hadir di pasaran.

Bukan cuma untuk satu perangkat

Earbud pertama berbasis Thus tampaknya hanya menjadi langkah awal. Anker memberi sinyal bahwa chip ini akan menjadi fondasi bagi lebih banyak perangkat dalam ekosistem miliknya.

Dalam beberapa tahun ke depan, Thus disebut akan diperluas ke lini produk lain, bukan hanya perangkat audio Soundcore. Arah ini menunjukkan ambisi Anker untuk membangun AI on-device lintas kategori produk.

Jika pengembangan itu berhasil, manfaatnya tidak berhenti pada kualitas panggilan saja. Pemrosesan lokal juga bisa membuka peluang untuk fitur pintar lain yang membutuhkan respons cepat tanpa bergantung pada server jarak jauh.

Anker belum membuka spesifikasi lengkap earbud pertamanya yang memakai Thus. Namun perusahaan menyebut perangkat itu akan diperkenalkan bulan depan pada Anker Day, dengan tanggal pengumuman yang disebut sebagai May 21.

Source: www.androidauthority.com
Berita Terbaru