Chrome Android Kini Lebih Irit Soal Lokasi, Situs Cukup Menerima Perkiraan

Author: Redaksi Android62

Chrome di Android kini memberi pilihan yang lebih lembut saat sebuah situs meminta akses lokasi. Pengguna tidak selalu harus membagikan koordinat yang presisi, karena untuk banyak kebutuhan web cukup lokasi perkiraan yang lebih umum.

Perubahan ini penting karena selama ini banyak situs meminta detail lokasi yang sangat akurat, padahal fungsinya tidak selalu membutuhkan data setepat itu. Untuk hal seperti cuaca, berita lokal, atau informasi umum, lokasi yang terlalu rinci sering kali terasa berlebihan.

Google melihat model izin lama di web mobile terlalu kaku. Pengguna biasanya hanya dihadapkan pada dua pilihan, yaitu mengizinkan penuh atau menolak sama sekali.

Kontrol yang lebih sesuai dengan kebutuhan

Dengan pembaruan ini, Chrome membedakan situasi yang memang memerlukan lokasi tepat dan situasi yang cukup dengan area umum. Memesan makanan atau mencari ATM terdekat masih bisa memerlukan titik lokasi akurat, tetapi membaca berita lokal tidak selalu membutuhkan detail sampai level jalan.

Menurut Archit Agarwal, manajer produk Chrome, tujuan pembaruan ini adalah memberi pengguna kontrol yang lebih besar atas data lokasi mereka dengan cara yang sederhana. Hasilnya, pengguna tetap bisa memakai layanan berbasis lokasi tanpa harus membuka posisi persis yang sedang mereka tempati.

Google menekankan bahwa opsi lokasi perkiraan bukan pengganti permanen untuk lokasi presisi. Jika sebuah situs benar-benar membutuhkan data yang lebih akurat, pilihan lokasi presisi tetap tersedia.

Tidak memutus fungsi situs

Pendekatan baru ini tidak dirancang untuk membatasi layanan web. Yang diubah adalah tingkat data yang dibagikan, supaya sesuai dengan kebutuhan nyata situs.

Bagi pengguna, ini berarti permintaan izin lokasi tidak selalu harus terasa invasif. Untuk banyak kebutuhan kasual, berbagi area umum sudah cukup, sehingga koordinat exact tidak lagi menjadi pilihan default yang terasa berlebihan.

Google juga menyebut fitur ini sudah diuji pada November sebelum mulai diluncurkan. Dari uji tersebut, pengguna tetap bisa mendapatkan fungsi web yang mereka perlukan tanpa harus menyerahkan lokasi yang terlalu rinci.

Dampaknya ke pengembang

Pembaruan ini juga menyentuh sisi pengembang situs. Google menyiapkan API baru agar pengembang bisa meminta lokasi perkiraan atau menjelaskan apakah mereka memang memerlukan lokasi yang presisi.

Langkah itu mendorong situs menjadi lebih transparan saat meminta data lokasi. Pengembang didorong meninjau ulang izin yang mereka minta dan hanya meminta koordinat exact bila memang dibutuhkan untuk fitur inti situs.

Bagi Google, perubahan ini menjadi cara untuk menggeser kebiasaan lama di web yang sering menganggap semakin banyak data berarti semakin baik. Di sisi lain, pengguna tetap memperoleh layanan berbasis lokasi tanpa harus membagikan detail yang tidak perlu.

Untuk saat ini, fitur tersebut baru tersedia di Chrome untuk Android. Google mengatakan dukungan untuk Chrome di desktop masih dalam perjalanan dan akan hadir kemudian.

Perubahan ini paling terasa di ponsel, karena banyak aktivitas web memang dilakukan lewat perangkat mobile. Saat situs meminta lokasi untuk hal dasar, pengguna Android kini punya opsi yang lebih fleksibel dibandingkan model izin lama.

Source: www.androidauthority.com
Berita Terbaru