Chuwi AuBox X Hadir Ringkas 580 Gram, Siap Jalankan Tiga Layar 8K dengan Intel Core Ultra 7 256V

Chuwi AuBox X menonjol sebagai mini PC kecil yang sanggup mendorong hingga tiga layar sekaligus, termasuk output 8K pada 60Hz atau 4K pada 144Hz. Dukungan tersebut hadir lewat HDMI 2.1, DisplayPort 1.4, dan USB4, sehingga perangkat ini langsung menargetkan pengguna yang membutuhkan area kerja lapang tanpa harus memakai desktop berukuran besar.

Di balik bodinya yang cuma berbobot sekitar 580 gram, AuBox X membawa pendekatan yang cukup serius untuk kerja modern. Perangkat ini dibekali Intel Core Ultra 7 256V dari Series 2, menjadikannya relevan untuk multitasking, pengolahan media, pekerjaan kantor, hingga alur produktivitas yang memerlukan respons cepat.

Ruang kerja kecil, kemampuan tampilan besar

Ukuran fisiknya dibuat kompak dengan dimensi 128.4 mm x 128.4 mm x 40.5 mm. Bentuk seperti ini membuat AuBox X mudah ditempatkan di meja sempit, studio kecil, atau area kerja yang mengutamakan kerapian.

Keunggulan utamanya justru ada pada fleksibilitas tampilannya. Pengguna dapat menyusun setup multi-monitor untuk membuka banyak jendela aplikasi, memantau dashboard, mengerjakan timeline editing, atau menjalankan presentasi visual dengan lebih nyaman.

Ditenagai prosesor seri baru dari Intel

AuBox X menggunakan Intel Core Ultra 7 256V yang memiliki 8 core dan 8 thread. Frekuensi turbo maksimumnya mencapai 4.8GHz, sehingga perangkat ini tidak hanya diposisikan untuk tugas ringan, tetapi juga untuk skenario kerja yang lebih berat.

Dengan konfigurasi tersebut, Chuwi tampak menyasar pengguna yang butuh mini PC sebagai pusat kerja harian. Kombinasi ini mendukung aktivitas seperti membuka banyak aplikasi sekaligus, mengolah konten, dan menjaga sistem tetap responsif saat beban kerja meningkat.

Fokus pada AI lokal dan privasi data

Salah satu sorotan lain pada AuBox X adalah Intel AI Boost NPU dengan kemampuan hingga 47 TOPS. Chuwi menyebut fitur ini dipakai untuk mendukung tugas AI lokal, termasuk integrasi model bahasa, pembuatan gambar, dan otomasi dengan latensi rendah.

Pendekatan pemrosesan lokal memberi dua keuntungan utama yang ditekankan Chuwi. Proses dapat berjalan lebih cepat karena tidak selalu bergantung pada cloud, sementara privasi data juga lebih terjaga karena sebagian beban kerja dipindahkan ke perangkat.

Grafis terintegrasi dan peluang ekspansi

Untuk urusan grafis, Chuwi menyematkan Intel Arc 140V. GPU terintegrasi ini disebut mampu menyaingi Nvidia RTX 3050 pada kelas penggunaan tertentu, meski fokus utamanya tetap pada pemutaran video 4K, gaming ringan, dan rendering grafis.

Perangkat ini juga menyediakan USB4 yang membuka opsi penggunaan GPU eksternal. Bagi pengguna yang membutuhkan tenaga lebih besar untuk game AAA atau rendering 3D yang lebih berat, jalur ekspansi ini menjadi nilai tambah yang penting.

Memori dan penyimpanan siap pakai

AuBox X hadir dengan RAM LPDDR5X 16GB berkecepatan 8533 MT/s serta SSD PCIe 4.0 1TB sebagai konfigurasi bawaan. Kombinasi ini memberi keseimbangan antara kecepatan sistem dan ruang penyimpanan untuk kebutuhan kerja sehari-hari.

Chuwi juga menambahkan dua slot M.2 untuk ekspansi storage. Salah satu slot mendukung PCIe 5.0, sehingga pengguna punya keleluasaan untuk menambah kapasitas atau mengejar kecepatan penyimpanan yang lebih tinggi sesuai kebutuhan.

Konektivitas yang dirancang untuk skenario modern

Di sisi koneksi nirkabel, mini PC ini membawa Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.4. Untuk koneksi kabel, tersedia dua port Ethernet 2.5Gb yang dapat membantu kebutuhan kantor, pengembang, atau pengguna rumahan yang menginginkan jalur internet stabil dan cepat.

AuBox X dipasarkan sebagai mini PC yang tidak hanya hemat tempat, tetapi juga siap mendukung produktivitas, coding, dan workflow kreatif ringan hingga menengah. Perangkat ini dibundel dengan Windows 11 Pro dan disebut mendukung Windows Copilot+ AI untuk produktivitas tambahan.

Chuwi melepas AuBox X ke pasar global dengan harga peluncuran $759 dan harga ritel $929. Dengan kombinasi Intel Core Ultra, NPU AI, Intel Arc, dukungan eGPU, serta kemampuan menampilkan tiga layar sekaligus, mini PC ini diposisikan sebagai pilihan ringkas yang tetap membawa ambisi performa desktop.

Source: www.gizmochina.com

Berita Terkait