Chuwi UniBook langsung menarik perhatian karena menawarkan prosesor Intel Core 3 304, layar 14 inci 16:10, dan harga pre-order yang dibuka di $449. Di kelas laptop terjangkau, kombinasi ini membuatnya tampak lebih berani dibanding banyak perangkat sekelasnya.
Namun, daya tarik terbesar itu datang bersama batasan yang jelas. RAM 8GB LPDDR5-6400 pada UniBook dipasang secara solder, sehingga tidak bisa ditambah di kemudian hari, sementara penyimpanan masih memberi ruang untuk upgrade.
Penyimpanan masih bisa diubah, RAM tidak
Chuwi menyertakan SSD 256GB PCIe 3.0 pada UniBook. Meski begitu, slot M.2 internalnya tetap mendukung penggantian ke SSD PCIe 4.0 yang lebih cepat pada tahap berikutnya.
Di segmen laptop murah, fleksibilitas seperti ini termasuk penting karena tidak semua perangkat menawarkan jalur peningkatan yang jelas. Bagi pengguna yang butuh kapasitas lebih besar, opsi mengganti SSD bisa menjadi nilai tambah yang terasa langsung.
Berbeda dengan penyimpanan, memori menjadi kompromi paling besar pada perangkat ini. Kapasitas 8GB masih dapat dipakai untuk kebutuhan harian, tetapi di Windows 11 ruang itu bisa cepat terasa sempit saat multitasking makin padat.
Kondisi tersebut akan lebih terasa jika pengguna membuka banyak tab browser atau menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan. Karena RAM tidak bisa ditingkatkan, batas awal ini menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan sejak awal.
Platform Intel Wildcat Lake di kelas harga agresif
UniBook ditenagai Intel Core 3 304, chip Series 3 yang dibuat dengan proses 18A milik Intel. Prosesor itu membawa lima core, lima thread, serta TDP 15W.
Intel juga membekali chip ini dengan NPU khusus berkemampuan 15 TOPS. Grafis terintegrasinya menambah 9 TOPS, tetapi totalnya masih belum mencapai syarat 40 TOPS untuk kategori Copilot Plus PC dari Microsoft.
Artinya, UniBook tidak disiapkan untuk beban kerja AI lokal yang lebih berat. Fokusnya tetap pada penggunaan harian dasar dengan platform Intel yang lebih baru di rentang harga yang agresif.
Layar 16:10 dan bodi aluminium
Di bagian tampilan, Chuwi memakai panel IPS 14 inci dengan resolusi 1920 x 1200. Rasio 16:10 memberi ruang vertikal yang lebih lega saat membaca dokumen atau menjelajah situs web.
Panel tersebut mendukung cakupan warna 100% sRGB dan tingkat kecerahan puncak 300 nits. Refresh rate yang digunakan masih standar di 60Hz.
Seluruh bodi UniBook dibuat dari aluminium. Bobotnya 1,2 kg dengan ketebalan 16,4 mm, sehingga tetap mudah dibawa untuk mobilitas harian.
Port lengkap untuk kebutuhan kabel dan layar eksternal
Chuwi menempatkan dua USB-C full-featured yang mendukung pengisian daya 65W Power Delivery serta output layar 4K. Laptop ini juga membawa dua USB-A 3.2 Gen 1 dan satu USB-A 2.0.
Untuk koneksi display tambahan, tersedia HDMI 1.4b. Ada pula port Gigabit Ethernet, slot kartu microSD, dan jack audio 3,5 mm untuk aksesori maupun kebutuhan media tambahan.
Di sisi konektivitas nirkabel, UniBook mendukung Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.2. Daya perangkat disuplai oleh baterai berkapasitas 53,38Wh.
Harga pre-order dan jadwal kirim
Chuwi membuka pre-order UniBook di $449 sampai 2 Juli 2026. Setelah periode itu berakhir, harga normalnya disebut naik ke $619.
Pengiriman unit dijadwalkan mulai 20 Juli. Dengan harga pembuka yang lebih rendah, UniBook tampak diarahkan untuk menarik pembeli yang ingin menjajal platform Intel Wildcat Lake tanpa harus membayar mahal, meski konsekuensinya ada pada RAM 8GB yang tidak bisa ditingkatkan.
Source: www.gizmochina.com






