Colorado Persempit Batas Tilang Kamera Kecepatan, Pengemudi Kini Hanya Punya Selisih 6 MPH

Author: Redaksi Android62

Colorado kini mempersempit ruang aman bagi pengemudi yang melaju terlalu cepat. Ambang kecepatan yang memicu tilang kamera akan diturunkan dari 10 mph menjadi 6 mph di atas batas, sehingga lebih banyak pengemudi berpotensi masuk radar penindakan.

Perubahan itu dibawa lewat Senate Bill 26-152. Dengan aturan baru ini, selisih kecepatan yang sebelumnya masih cukup longgar akan berubah menjadi batas yang jauh lebih ketat bagi pengendara di jalan negara bagian itu.

Pengawasan otomatis dibuat makin rapat

Langkah tersebut muncul saat Colorado terus memperluas penggunaan pengawasan otomatis di jalan raya. Selain kamera kecepatan, negara bagian itu juga memakai pembaca pelat nomor dan kamera average speed yang menghitung laju kendaraan dalam jarak lebih panjang.

Model pengawasan seperti ini membuat pengemudi makin sulit mengandalkan perlambatan sesaat sebelum titik kamera. Begitu ambang pelanggaran dipersempit menjadi 6 mph, ruang toleransi yang tersisa akan semakin kecil.

Bagi pengemudi, perubahan ini berarti surat pelanggaran bisa muncul lebih cepat meski selisih kecepatan dengan batas resmi tidak terlalu jauh. Penegakan juga akan terasa lebih agresif karena ambang yang dulu masih memberi celah 10 mph kini dipangkas hampir separuhnya.

Sorotan pada potensi pemasukan

Perdebatan soal kamera lalu lintas di Colorado tidak hanya menyangkut keselamatan. Di sisi lain, kebijakan ini juga memunculkan pertanyaan lama tentang seberapa besar peran kamera sebagai sumber pemasukan.

Westword melaporkan satu koridor jalan tol di Colorado sudah menghasilkan hampir 10.000 tilang kamera dalam tiga bulan. Dari jumlah itu, uang yang terkumpul mencapai lebih dari $700,000.

Angka tersebut memperkuat anggapan sebagian pihak bahwa penegakan otomatis membawa potensi pendapatan yang besar. Karena itu, penurunan ambang menjadi 6 mph ikut dipandang sebagai langkah yang membuat sistem penindakan bekerja lebih keras.

Skema vendor ikut diubah

Aturan baru tidak hanya menyentuh pengemudi, tetapi juga cara penyedia kamera dibayar. Pemerintah akan membayar vendor dengan biaya tetap bulanan, bukan berdasarkan jumlah tilang yang dikeluarkan.

Skema ini dirancang untuk menghapus dorongan langsung agar kamera menghasilkan sebanyak mungkin pelanggaran. Dengan begitu, legislatif mencoba menutup celah yang selama ini memicu kecurigaan publik soal motif finansial di balik penggunaan kamera.

Kritik terhadap kamera kecepatan memang kerap berpusat pada insentif seperti itu. Saat pendapatan meningkat seiring bertambahnya tilang, publik mudah memandang alat ini sebagai mesin uang, bukan semata alat keselamatan.

Tuntutan transparansi masih disisakan

Colorado juga meminta transparansi yang lebih besar dari instansi terkait. Pemerintah harus mengumumkan pemasangan kamera baru, memasang rambu lebih awal, dan menerbitkan laporan tahunan tentang jumlah tilang serta uang yang dihasilkan.

Langkah itu memberi publik gambaran yang lebih jelas tentang operasi kamera lalu lintas. Namun, aturan tersebut belum mewajibkan pemerintah membuktikan bahwa kamera benar-benar meningkatkan keselamatan di jalan.

Di titik itu, perdebatan tetap terbuka. Sejumlah studi disebut menunjukkan bahwa dampak kamera terhadap perilaku pengemudi tidak selalu sesuai harapan, sehingga Colorado kini berada pada fase ketika penegakan otomatis makin sulit diabaikan.

Source: www.carscoops.com
Berita Terbaru