Creta Dan Kona Makin Berdekatan, Hyundai Siapkan SUV Menengah Baru Untuk 2026-2027

Hyundai disebut sedang menyiapkan langkah besar yang akan membuat Creta dan Kona bergerak ke arah yang makin mirip. Keduanya diproyeksikan berbagi fondasi pengembangan yang sama pada generasi berikutnya, meski nama masing-masing tetap dipertahankan untuk kebutuhan pasar yang berbeda.

Perubahan ini menarik karena Creta dan Kona selama ini memang tidak bermain di panggung yang sepenuhnya sama. Kona lebih diarahkan ke negara maju, sedangkan Creta disiapkan untuk pasar berkembang yang menuntut SUV berkarakter tegas dan biaya produksi yang lebih efisien.

Fondasi teknis mulai dipersamakan

Di balik rencana tersebut, Hyundai menyiapkan Creta generasi baru dengan kode internal SX3. Kode yang sama juga sudah beberapa kali dikaitkan dengan Hyundai Kona generasi ketiga, sehingga muncul dugaan kuat bahwa keduanya sedang dirapikan ke arah satu basis produk.

Selama ini, Creta dan Kona dikembangkan secara terpisah karena kebutuhan pasar yang berbeda. Kona disebut memiliki karakter desain yang dinilai terlalu lembut untuk pasar seperti India, sementara sisi rekayasa dan teknologinya juga lebih kompleks sehingga biayanya lebih tinggi.

Pada model baru nanti, Hyundai disebut memilih pendekatan yang lebih sederhana dari sisi pengembangan. Basis yang akan dipakai adalah platform K3, platform yang saat ini juga digunakan oleh Kia Seltos generasi kedua.

Dimensi keduanya diperkirakan makin berdekatan

Penyatuan fondasi itu diprediksi ikut menyeragamkan proporsi kedua SUV tersebut. Berdasarkan foto mata-mata yang beredar, Creta dan Kona generasi berikutnya dikabarkan akan tampil dengan dimensi yang serupa serta bahasa desain yang sejalan.

Arah desainnya disebut terinspirasi dari konsep Hyundai Crater. Konsep itu pertama kali diperkenalkan di ajang LA Auto Show 2025 pada November lalu.

Secara ukuran, Creta dan Kona generasi terbaru diperkirakan sama-sama berada di sekitar panjang 4,5 meter. Lebarnya disebut ada di kisaran 1,8 meter, tingginya 1,6 meter, dan wheelbase 2,7 meter.

Ukuran tersebut menempatkan keduanya tetap di kelas SUV menengah. Dengan dimensi yang makin mirip, pembeda utama tampaknya akan bergeser ke desain, fitur, dan penyesuaian strategi pasar masing-masing.

Jadwal peluncuran belum serempak

Meski berbagi basis, waktu kehadiran keduanya tidak harus sama. Laporan media Korea Selatan, The Elec, menyebut Hyundai Kona generasi terbaru diperkirakan meluncur pada paruh kedua 2026.

Di sisi lain, media Korea lainnya, Nate, melaporkan Hyundai SX3 dijadwalkan mulai diproduksi pada 2027. Jadwal itu juga selaras dengan rumor peluncuran global pada kuartal ketiga tahun yang sama.

Perbedaan waktu tersebut menunjukkan Hyundai masih memberi ruang bagi masing-masing model untuk menyesuaikan kebutuhan pasarnya. Dengan begitu, Kona berpotensi lebih dulu masuk fase peluncuran, sementara Creta menyusul setelahnya.

Elektrifikasi ikut masuk dalam rencana

Selain platform, generasi terbaru Creta dan Kona juga dikabarkan akan membawa arah elektrifikasi yang serupa. The Elec menyebut Kona generasi baru akan hadir dengan varian hybrid.

Laporan lokal di Korea juga menyebut Creta generasi baru akan memperoleh opsi yang sama. Jika rencana ini terealisasi, pendekatan Hyundai terhadap SUV menengahnya akan bergerak lebih seragam dari sisi teknologi.

Untuk Creta Hybrid, konfigurasi yang disebut mengemuka adalah mesin bensin 1.500 cc dengan penggerak roda depan atau FWD. Sementara Kona Hybrid diperkirakan memakai mesin bensin 1.600 cc dan tersedia dalam pilihan FWD maupun e-AWD.

Keduanya juga diyakini akan memiliki versi listrik murni. Kona disebut berpeluang menjadi model yang lebih dulu memulai langkah itu, sebelum Creta menyusul dengan arah pengembangan yang sama.

Source: otodriver.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer