Leapmotor membukukan 71.387 pengiriman kendaraan pada April 2026, sebuah capaian yang langsung menempatkan bulan itu sebagai periode pertumbuhan paling kuat dalam catatan terkininya. Jumlah tersebut naik 73,95 persen secara tahunan dan 42,69 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sehingga menunjukkan dorongan penjualan yang datang sangat cepat.
Lonjakan itu tidak muncul sendirian. Perusahaan menyebut kenaikan pengiriman didukung oleh peluncuran model-model baru dan peningkatan kapasitas produksi, dua faktor yang membuat permintaan pasar bisa langsung diterjemahkan menjadi unit yang terkirim.
D19 jadi sorotan utama
Di antara model yang mendorong kinerja April, D19 tampil paling mencolok. SUV andalan ini diperkenalkan pada 16 April 2026 dan langsung mendapat respons yang kuat dari pasar.
Dalam 15 hari pertama setelah peluncuran, D19 meraih lebih dari 15.000 pesanan pasti. Capaian itu memberi sinyal bahwa model baru ini tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga segera dikonversi menjadi permintaan nyata.
Respons awal tersebut menjadi penting karena Leapmotor sedang berupaya mengejar pertumbuhan volume yang lebih tinggi. Kehadiran D19 membantu mengangkat pengiriman bulanan perusahaan pada saat momentum produk baru sedang terbentuk.
B03X menambah tenaga dari segmen SUV kompak
Selain D19, B03X juga masuk jajaran model terlaris dan ikut memperkuat kontribusi penjualan Leapmotor. Model ini hadir untuk menambah kekuatan di segmen SUV kompak, yang tampak memberi tambahan dorongan pada volume perusahaan.
Leapmotor memperkenalkan SUV kompak B03X pada 26 Maret 2026. Jadwal peluncurannya yang berdekatan dengan lonjakan pengiriman April membuat model ini ikut membawa momentum tambahan bagi perusahaan.
Pada ajang Beijing Auto Show 2026, Leapmotor juga menampilkan beberapa model lain secara bersamaan. D19 hadir bersama Lafa5 yang dipasarkan sebagai B05 Ultra di tingkat global, serta A10 yang masuk pasar global dengan nama B03X.
Kinerja kumulatif ikut menguat
Sepanjang Januari hingga April 2026, total pengiriman Leapmotor mencapai 181.542 unit. Angka tersebut tumbuh 41,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pergerakan ini memperlihatkan bahwa kenaikan April bukan peristiwa terpisah. Pengiriman kumulatif yang ikut naik menegaskan bahwa perusahaan sedang memanfaatkan kombinasi produk baru dan kesiapan produksi untuk menjaga laju bisnis.
Kapasitas produksi menjadi bagian penting dalam cerita ini. Pesanan dari model baru tidak akan langsung tercermin ke pengiriman jika suplai belum siap, sehingga sinkronisasi antara permintaan dan produksi menjadi faktor penentu.
Target besar tetap di depan
Setelah membukukan hampir 600.000 pengiriman sepanjang 2025, Leapmotor menargetkan satu juta kendaraan pada 2026. Dengan target sebesar itu, kinerja April menjadi lebih dari sekadar lonjakan bulanan biasa.
Capaian 181.542 unit hingga April masih menyisakan ruang besar untuk mengejar sasaran tahunan tersebut. Keberlanjutan performa model seperti D19 dan B03X akan sangat menentukan arah pertumbuhan pada bulan-bulan berikutnya.
Di luar pasar domestik, Leapmotor juga terus memperluas jangkauan distribusi. Di Indonesia, perusahaan bermitra dengan PT Indomobil National Distributor untuk memasarkan kendaraan buatannya.
Langkah itu menunjukkan bahwa penguatan penjualan Leapmotor tidak hanya bertumpu pada Tiongkok. Ekspansi distribusi ke pasar lain menjadi bagian dari strategi saat volume penjualan perusahaan sedang bergerak naik cepat.
Source: otodriver.com






