Dari Proyek Mobil yang Batal, Apple Justru Punya Chip AI Paling Menjanjikan

Warisan paling penting dari proyek mobil otonom Apple ternyata bukan kendaraan yang melaju di jalan raya, melainkan fondasi chip AI yang kini menjadi andalan banyak perangkat perusahaan itu. Dari pengembangan platform mobil yang tak pernah benar-benar selesai, Apple justru memperoleh dasar teknologi untuk pemrosesan AI di perangkat.

Langkah itu penting karena Apple sudah lebih dulu melihat bahwa AI membutuhkan pemrosesan tinggi yang berjalan langsung di perangkat. Pendekatan on-device yang dipakai saat menggarap mobil otonom kemudian melahirkan Neural Engine, komponen yang kini menjadi tulang punggung kemampuan AI lokal Apple.

Neural Engine lahir dari arah pengembangan mobil

Jurnalis teknologi Mark Gurman dalam buletin Power On terbarunya menyebut prosesor khusus mobil itu memang tidak pernah rampung. Namun, pengembangan tersebut sukses menjadi cikal bakal Neural Engine yang kemudian dipakai Apple di lini produknya.

Neural Engine pertama kali hadir di iPhone X melalui chipset A11 Bionic. Pada tahap awal, komponen ini digunakan untuk fitur yang sangat bergantung pada komputasi visual, termasuk Face ID, Animoji, dan Augmented Reality.

KomponenDebutFungsi Awal
Neural EngineiPhone X dengan A11 BionicFace ID, Animoji, dan Augmented Reality
Neural Engine di M-seriesLini komputer desktop dan laptop ApplePemrosesan AI lokal di perangkat

Setelah itu, Apple membawa Neural Engine ke komputer desktop dan laptop lewat chipset M-series. Dengan begitu, kemampuan pemrosesan AI lokal tidak lagi terbatas di iPhone, tetapi juga mengalir ke perangkat komputasi utama Apple.

Strategi hardware yang sekaligus menjaga privasi

Di tengah anggapan bahwa perangkat lunak AI Apple masih tertinggal dari rival, kekuatan hardware perusahaan tetap menjadi nilai jual utama. Pemrosesan lokal juga membantu Apple mempertahankan pendekatan privasi karena lebih sedikit data pribadi yang perlu dikirim ke cloud.

Itulah sebabnya warisan dari proyek mobil otonom ini terasa relevan untuk persaingan AI saat ini. Apple tidak hanya membangun fitur pintar, tetapi juga menyiapkan cara kerja yang menempatkan pemrosesan langsung di perangkat sebagai prioritas.

Arah chip Apple berikutnya

Ke depan, Apple tampaknya akan makin menaruh chip AI sebagai pondasi strategi perangkatnya. Gurman melaporkan Apple dikabarkan akan melewati varian Pro, Max, dan Ultra untuk chip M6 yang akan datang.

Perusahaan berbasis di Cupertino itu disebut memilih mempercepat chip M7 yang diproyeksikan meluncur pada paruh pertama 2027. Peningkatan Neural Engine pada chip tersebut disebut akan sangat signifikan.

Lebih jauh lagi, varian tertinggi M7 Ultra dikabarkan disiapkan sebagai fondasi lini server baru Apple. Chip itu disebut bakal didukung RAM berkapasitas hingga 1,5 TB, yang menunjukkan ambisi Apple untuk memperluas peran chip internalnya di luar perangkat konsumen.

Meski proyek mobil otonomnya tak kunjung berakhir di jalan raya, hasil pengembangannya justru memberi Apple keuntungan besar di era AI. Dari mobil yang batal, lahirlah chip yang kini menopang banyak kemampuan cerdas di perangkat Apple.

Berita Terkait