Dayang VRF150 langsung mencuri perhatian karena membawa paket fitur yang terbilang berani untuk skutik retro di kelas harganya. Di pasar China, varian standarnya dijual 11.580 Yuan atau sekitar Rp30 jutaan, sementara varian Pro berada di 12.580 Yuan atau sekitar Rp33 jutaan.
Dengan banderol itu, VRF150 tampil sebagai alternatif yang mencoba memadukan gaya klasik, teknologi modern, dan perlengkapan keselamatan yang biasanya baru ditemukan di motor yang lebih mahal. Posisi ini membuatnya ikut diperbincangkan di tengah pasar skutik retro yang juga diisi model seperti Vespa LX dan Honda Stylo 160.
Fitur keselamatan dan konektivitas jadi daya tarik utama
Pada varian standar, Dayang sudah menyematkan lampu full LED depan dan belakang, panel instrumen TFT 5 inci, navigasi dan koneksi Bluetooth, serta USB charger. Selain itu, motor ini juga membawa Idling Start Stop, rem cakram depan belakang, ABS 2-channel, dan Traction Control System.
Keberadaan ABS dua kanal dan TCS menjadi poin yang menonjol karena fitur seperti ini umumnya belum lazim di skutik retro dengan harga setara. Untuk pengguna perkotaan, paket ini memberi kesan bahwa VRF150 tidak sekadar mengandalkan tampilan klasik.
| Varian | Fitur Utama | Harga di China |
|---|---|---|
| Standard Version | LED, TFT 5 inci, Bluetooth, USB charger, ABS 2-channel, TCS | 11.580 Yuan |
| Pro Version | Semua fitur standar, Smart T-BOX, TPMS, heated grip, NFC smart key | 12.580 Yuan |
Varian Pro menambah Smart T-BOX connectivity, TPMS untuk memantau tekanan ban, heated grip dengan tiga tingkat pengaturan, dan sistem kunci NFC pintar. Kombinasi ini membuat VRF150 terasa lebih mendekati skutik premium ketimbang motor retro murah biasa.
Mesin 150 cc dan klaim efisiensi yang ikut menguatkan posisinya
Di sektor teknis, VRF150 dibekali mesin 1-silinder 150 cc dengan teknologi SOHC 4 katup dan pendingin cairan menggunakan radiator. Mesin ini menghasilkan tenaga maksimum 16,2 HP pada 8.500 rpm dan torsi puncak 14,6 Nm pada 6.500 rpm.
Kapasitas tangki bahan bakarnya mencapai 10 liter, sementara kecepatan maksimalnya disebut sekitar 115 km/jam. Dayang juga mengklaim konsumsi bahan bakarnya berada di angka sekitar 2,2 liter per 100 kilometer berkat teknologi mesin Vi-Core.
| Spesifikasi Utama | Dayang VRF150 |
|---|---|
| Mesin | 1-silinder 150 cc |
| Teknologi | SOHC 4 katup |
| Pendingin | Cairan dengan radiator |
| Tenaga maksimum | 16,2 HP pada 8.500 rpm |
| Torsi puncak | 14,6 Nm pada 6.500 rpm |
| Kapasitas tangki | 10 liter |
| Kecepatan maksimal | Sekitar 115 km/jam |
Dengan bekal tersebut, VRF150 dinilai tidak hanya cocok untuk mobilitas harian di dalam kota, tetapi juga masih masuk untuk perjalanan jarak menengah. Mesin 150 cc ini juga membuatnya berada di atas banyak skutik retro 125 cc yang lebih umum beredar di pasar.
Desain membulat yang mengingatkan Vespa LX
Dari sisi tampilan, Dayang VRF150 mengusung bodi membulat dengan garis halus yang identik dengan karakter skutik bergaya Eropa. Bagian depan memakai lampu membulat berteknologi LED, sementara detail bodinya dibuat elegan dengan sentuhan yang sedikit agresif.
Secara sekilas, desain itu memang mengingatkan pada Vespa LX. Namun Dayang menambahkan panel instrumen digital dan elemen modern lain agar motor ini tetap terasa relevan untuk kebutuhan pengguna perkotaan.
Masih nyaman dikendarai untuk rutinitas harian
Untuk mendukung pemakaian sehari-hari, Dayang memakai suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang ganda dengan pengaturan preload. Motor ini juga menggunakan velg cast wheel 12 inci untuk menjaga keseimbangan antara kenyamanan dan stabilitas.
Bobotnya sekitar 135 kg, sehingga masih tergolong mudah dikendalikan di jalan padat. Karakter ini membuat VRF150 menarik bagi pengguna yang ingin skutik praktis, tetapi tetap ingin tampil berbeda dari kebanyakan model lain.
Di pasar Indonesia, Dayang VRF150 memang belum dipasarkan secara resmi melalui jaringan nasional. Meski begitu, kehadirannya menunjukkan bahwa pabrikan China makin agresif bermain di segmen skutik retro premium dengan kombinasi desain familiar, fitur lengkap, dan harga yang relatif terjangkau.
Jika dibandingkan dengan Honda Stylo 160, VRF150 masih kalah dari sisi jaringan servis, reputasi merek, mesin 160 cc eSP+, dan nilai jual kembali. Namun untuk konsumen yang mengejar kelengkapan fitur dan tampilan retro-modern, skutik ini menawarkan paket yang sulit diabaikan.







