Dedi Mulyadi Soroti Respons Cepat Polda Jabar, Pembenahan Layanan Publik Dinilai Makin Terasa

Author: Redaksi Android62

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai pembenahan layanan publik di lingkungan Polda Jabar mulai menunjukkan hasil yang nyata. Apresiasi itu ia sampaikan saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Jawa Barat, Rabu (1/7).

Menurut Dedi, reformasi internal di tubuh Polri berjalan terus-menerus dan berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa kepolisian berada di garis depan ketika warga membutuhkan rasa aman dan tempat mengadu.

Respons cepat atas aduan masyarakat

Dedi mengaku merasakan langsung manfaat dari komunikasi yang terbuka dengan Kapolda Jawa Barat Komjen Pol Rudi Setiawan. Koordinasi yang cepat, menurut dia, membuat berbagai persoalan di lapangan lebih mudah ditangani.

Sebagai kepala daerah, Dedi menyebut dirinya kerap menerima aduan dari masyarakat bawah terkait gangguan kamtibmas. Laporan yang masuk mencakup premanisme, balapan liar, geng motor, hingga tawuran remaja.

Aduan tersebut, kata Dedi, sering dikirim melalui pesan singkat lalu segera diteruskan kepada Kapolda Jabar. Setelah itu, petugas di lapangan bergerak cepat untuk menindak para pelaku kriminalitas jalanan.

Jenis Aduan Contoh Persoalan Respons yang Disebutkan
Gangguan kamtibmas Premanisme, balapan liar, geng motor, tawuran remaja Pesan diteruskan ke Kapolda, lalu petugas bergerak cepat

Kritik publik dinilai wajar

Di mata Dedi, Polri memang menjadi institusi yang paling sering disorot dan dikritik masyarakat. Hal itu dianggap wajar karena tugas kepolisian bersentuhan langsung dengan kehidupan warga sehari-hari.

Ia menilai polisi juga menjadi pihak yang paling sering menerima keluhan saat masyarakat menghadapi masalah keamanan. Pada saat yang sama, polisi dituntut memberi rasa tenang dan perlindungan kepada publik.

Meski begitu, Dedi menilai jajaran kepolisian tetap sabar menghadapi dinamika dan kritik yang datang. Ia melihat pimpinan hingga personel lapangan terus menata regulasi dan pelayanan ke arah yang lebih baik.

Apresiasi atas pembenahan internal

Dedi juga mengaitkan apresiasinya dengan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja kepolisian yang baru-baru ini dirilis Litbang Kompas. Menurutnya, capaian itu menjadi tanda bahwa perbaikan berjalan terukur dan berkesinambungan.

Namun, ia mengingatkan agar Polri tidak terlena dengan apresiasi yang diterima saat ini. Masih ada ruang perbaikan yang perlu terus dikerjakan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

Karena itu, Dedi berharap semangat reformasi internal tidak berhenti pada capaian yang sudah ada. Ia meminta seluruh jajaran kepolisian terus meningkatkan layanan agar warga, khususnya di Jawa Barat, benar-benar merasa aman dan puas.

Source: www.tarungnews.com
Berita Terbaru