Jakarta Bersiap Padat, 5 Aksi Demo Ini Berpotensi Kunci Sejumlah Ruas Utama

Lima aksi unjuk rasa yang digelar di Jakarta Pusat pada Jumat (19/6/2026) berpotensi memicu kepadatan di sejumlah ruas utama ibu kota. Titik yang perlu diwaspadai berada di sekitar Monas, Gedung DPR/MPR, Bundaran Hotel Indonesia, Tugu Tani, dan Kementerian Keuangan.

Untuk mengamankan rangkaian aksi tersebut, kepolisian menurunkan 4.263 personel gabungan di berbagai titik strategis. Pengendara yang akan melintas di kawasan tersebut disarankan menyiapkan rute alternatif sejak awal agar tidak terjebak kemacetan.

Sejumlah ruas diperkirakan tersendat

Dampak paling cepat diperkirakan muncul di kawasan Monas, terutama pada arus kendaraan di sekitar Patung Kuda hingga Balai Kota. Aksi pertama dilaporkan berlangsung di Jalan Medan Merdeka Selatan sekitar pukul 09.00 WIB dengan massa dari Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia.

Kepadatan juga berpotensi terjadi di Gedung DPR/MPR Senayan. Ruas Jalan Gatot Subroto menjadi salah satu yang perlu diantisipasi, terutama untuk kendaraan dari arah Semanggi dan Slipi.

Di Bundaran HI, aksi yang dijadwalkan sekitar pukul 11.00 WIB oleh Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia dapat memengaruhi arus di Jalan MH Thamrin. Jalur dari arah Monas maupun Sudirman menuju Bundaran HI menjadi salah satu yang perlu diperhatikan.

Situasi serupa diperkirakan muncul di Tugu Tani saat massa dari Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara bergerak mulai pukul 13.00 WIB. Lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Ridwan Rais, dan Jalan Menteng Raya berpotensi melambat.

Aksi lain juga berlangsung pada pukul 13.00 WIB di sekitar Lapangan Banteng dan Kementerian Keuangan. Pengendara di Jalan Dr. Wahidin Raya, Jalan Lapangan Banteng Timur, hingga area Pasar Baru diminta mencari jalur lain bila memungkinkan.

Rute alternatif yang bisa dipilih

Pengguna jalan yang bergerak dari Semanggi ke Monas atau Harmoni dapat melewati Jalan KH Mas Mansyur dan Jalan Fachrudin, lalu tembus ke Tanah Abang dan Cideng. Dari arah sebaliknya, jalur Monas menuju Sudirman bisa dialihkan lewat Jalan Abdul Muis dan Jalan KH Mas Mansyur menuju Karet dan Semanggi.

Untuk rute Monas ke Tugu Tani, pengendara dapat memilih Jalan Cikini Raya, Jalan Diponegoro, atau Jalan Salemba Raya sesuai tujuan akhir perjalanan. Opsi ini bisa dipakai saat kepadatan mulai terasa di sekitar Tugu Tani dan Medan Merdeka Timur.

Pengguna jalan yang menuju Slipi atau Semanggi dari arah DPR/MPR disarankan memanfaatkan Tol Dalam Kota bila tersedia. Alternatif lain adalah melalui Jalan Palmerah Utara, Jalan Tentara Pelajar, dan Jalan Asia Afrika untuk menghindari titik konsentrasi massa di sekitar gedung parlemen.

Bagi yang melintas ke Pasar Baru, Gunung Sahari, atau Kemayoran, jalur Jalan Industri, Jalan Gunung Sahari, dan Jalan Benyamin Sueb dapat menjadi pilihan. Rute ini berguna untuk menghindari area sekitar Kementerian Keuangan dan Lapangan Banteng.

Antisipasi sebelum berangkat

Pengguna jalan disarankan berangkat lebih awal atau menyesuaikan jadwal perjalanan agar tidak beririsan dengan jam aksi. Langkah ini penting terutama pada pagi hingga siang, saat mobilisasi massa mulai meningkat di berbagai titik.

Pemantauan kondisi lalu lintas juga perlu dilakukan melalui aplikasi navigasi atau sumber informasi resmi sebelum keluar rumah. Transportasi umum seperti MRT, KRL, dan TransJakarta dapat menjadi pilihan untuk menghindari area terdampak langsung aksi.

Source: moladin.com

Berita Terkait