Bagi yang mencari HP kamera terbaik tanpa harus langsung masuk ke kelas flagship mahal, Redmi Note 14 Pro+ 5G jadi nama yang paling mencolok. Ponsel ini sudah membawa kamera utama 200MP dengan OIS, sementara harga awalnya masih mulai Rp 4 juta.
Di saat yang sama, pilihan kamera terbaik di 2026 tidak hanya soal resolusi besar. Ada model yang unggul di zoom, ada yang lebih kuat untuk low light, ada pula yang dirancang untuk portrait dan video dengan pendekatan berbeda.
Paling terjangkau ke kamera 200MP OIS
Redmi Note 14 Pro+ 5G menawarkan pintu masuk yang paling ramah ke spesifikasi kamera tinggi. Selain kamera utama 200MP dengan OIS, ponsel ini juga dibekali AI imaging untuk membantu detail dan warna tampil lebih baik secara otomatis.
Untuk kebutuhan lain, perangkat ini membawa kamera ultrawide 8MP dan kamera selfie 20MP. Perekaman videonya mendukung 4K 30fps, sedangkan performanya ditopang Snapdragon 7s Gen 3 dengan RAM 8GB hingga 12GB dan penyimpanan 256GB hingga 512GB.
Kalau prioritasnya zoom dan video
Samsung Galaxy S26 Ultra masih jadi salah satu pilihan paling kuat untuk pengguna yang mengejar zoom ekstrem. Ponsel ini mengusung kamera utama 200MP, periskop telefoto 50MP dengan zoom optik 5x, telefoto 10MP dengan zoom optik 3x, serta ultrawide 50MP.
Samsung menambahkan AI Zoom berbasis deep learning untuk menjaga kualitas foto dari 1x sampai 100x, ditambah ProVisual Engine untuk membantu hasil foto malam tetap bersih dan dramatis. Di sisi video, perangkat ini mendukung perekaman 8K 30fps dan 4K 120fps, lalu dipasangkan dengan Snapdragon 8 Elite, RAM 12GB, memori 256GB hingga 1TB, dan baterai 5.000 mAh dengan pengisian cepat 65W.
Untuk yang sering memotret di kondisi minim cahaya
Xiaomi 17 Ultra menonjol lewat penggunaan sensor besar yang dirancang menangkap lebih banyak cahaya. Kamera utamanya beresolusi 50MP f/1.63 dengan sensor 1 inci dan OIS, lalu dipasangkan dengan telefoto 200MP berzoom optik 5x dan ultrawide 50MP.
Pendekatan ini membuatnya relevan untuk pemotretan malam, konser, hingga suasana kafe yang pencahayaannya redup. Kamera depannya juga 32MP, sehingga ponsel ini bukan hanya kuat untuk foto utama, tetapi juga tetap siap untuk kebutuhan selfie.
Seri yang kuat untuk portrait dan warna khas
Vivo V60 Series membawa karakter berbeda lewat optik ZEISS yang memberi warna foto lebih khas. Kamera utamanya memakai sensor Sony IMX766 50MP, ditemani telephoto 50MP dengan sensor IMX882, serta kamera selfie 50MP yang juga didukung optik ZEISS.
Fitur aura light menjadi nilai tambah saat memotret indoor atau di ruangan redup. Kombinasi ini membuat seri Vivo V60 menarik untuk pengguna yang sering membuat portrait di kafe, acara dalam ruangan, atau situasi lain yang butuh pencahayaan lebih terkontrol.
Serba 50MP dan stabil di banyak lensa
OPPO Find X9 mengambil pendekatan yang seragam dengan tiga kamera belakang 50MP untuk lensa wide, ultra-wide, dan telephoto. Semua lensa belakangnya juga sudah didukung OIS, sehingga stabilisasi terasa merata di berbagai skenario pemotretan.
Ponsel ini diklaim mampu mencapai zoom 120x dan mendukung video 4K 120fps. Di sisi lain, OPPO menyematkan baterai 6.000 mAh, fast charge 100W, pengisian nirkabel 50W, RAM hingga 16GB, dan memori internal hingga 512GB.
Jika melihat kelima model ini, masing-masing punya fokus yang jelas. Galaxy S26 Ultra paling menonjol untuk zoom dan video, Xiaomi 17 Ultra kuat di low light, OPPO Find X9 serba stabil, Vivo V60 Series unggul di portrait, dan Redmi Note 14 Pro+ 5G menjadi opsi paling menarik untuk kamera 200MP dengan OIS di harga yang jauh lebih terjangkau.
