Honda CUV e: Stellar langsung menonjol karena membawa paket yang jarang ditemukan di skuter listrik harian. Panel instrumen TFT full-color 7 inci, navigasi dari smartphone, dan fitur mundur otomatis membuat model ini terasa lebih dekat ke motor listrik premium ketimbang skuter biasa.
Di pasar kendaraan listrik perkotaan yang semakin padat, Honda menempatkan CUV e: Stellar sebagai opsi untuk pengguna yang menginginkan fitur lengkap dan nuansa berkendara yang rapi. Pendekatan itu juga menunjukkan bahwa Honda serius menggarap mobilitas kota lewat kendaraan listrik dengan konstruksi yang solid dan teknologi yang lengkap.
Layar 7 inci jadi pusat informasi
Salah satu pembeda paling mencolok ada pada panel TFT full-color berukuran 7 inci. Layar ini menampilkan indikator baterai, mode berkendara, dan navigasi digital yang terhubung ke smartphone lewat Honda RoadSync Duo.
Fungsi navigasinya membuat peta tampil langsung di speedometer. Selain itu, sistem ini juga mendukung notifikasi panggilan telepon, kontrol musik, dan pengaturan kendaraan lewat tombol di setang.
Fitur yang terasa relevan untuk pemakaian kota
Honda membekali motor ini dengan tiga mode berkendara, yaitu Standard, Sport, dan ECON. Ketiganya disiapkan untuk menyesuaikan karakter akselerasi dan efisiensi energi sesuai kebutuhan pengendara.
Ada juga fitur reverse atau mundur otomatis yang membantu saat parkir di area sempit. Kehadiran fitur ini memperkuat kesan bahwa CUV e: Stellar memang dirancang untuk kebutuhan harian di perkotaan.
Performa dibuat halus dan cukup lincah
Dari sisi tenaga, Honda CUV e: Stellar memiliki output maksimum sekitar 6 kW atau setara 8 PS. Torsi puncaknya mencapai 22 Nm, dengan karakter akselerasi yang disebut halus dan responsif.
Motor ini juga dinilai lincah untuk kebutuhan perkotaan. Kecepatan maksimum yang diuji mencapai sekitar 70 km/jam dan diperkirakan bisa mendekati 80 km/jam.
Dua baterai, jarak tempuh, dan kompromi ruang
Model ini memakai dua baterai yang bekerja bersamaan. Dengan konfigurasi tersebut, klaim jarak tempuhnya mencapai 80 km dalam kondisi baterai penuh.
Konsekuensinya ada pada ruang simpan di bawah jok yang menjadi relatif terbatas. Namun, penempatan dua baterai itu memang menjadi bagian dari sistem tenaga yang menopang performa kendaraan.
Harga dan posisi di pasar Jakarta
Untuk pasar Jakarta, varian Standar dibanderol sekitar Rp54 juta OTR Jakarta. Sementara varian RoadSync Duo atau Stellar berada di kisaran Rp59 jutaan OTR Jakarta.
Harga tersebut sudah termasuk dua unit baterai Mobile Power Pack Honda. Dengan paket itu, Honda CUV e: Stellar diposisikan sebagai skuter listrik premium yang mengandalkan teknologi, konektivitas, dan kualitas khas pabrikan Jepang.
Secara keseluruhan, model ini menawarkan pengalaman berkendara yang terasa premium dengan material yang baik dan fitur yang lengkap. Walau kapasitas bagasi dan jarak tempuh masih bisa menjadi catatan bagi sebagian calon konsumen, CUV e: Stellar tetap tampil sebagai salah satu opsi menarik di segmen skuter listrik high-end.







